Rabu, 09 Desember 2015

Aliran Pendidikan

Aliran nativisme
Nativisme berasal dari kata “nativus” yang artinya kelahiran. Nativisme adalah doktrin filosofis yang berpengaruh besar terhadap pemikiran psikologis1. Teori ini muncul dari filsafat nativisma (terlahir) yaitu suatu bentuk filsafat yang menyatakan bahwa perkembangan anak ditentukan oleh faktor pembawaan sejak lahir, dan faktor alam yang kodrati2. Tokoh aliran ini adalah seorang filosofis jerman, yaitu Arthur Schopenhaueri yang hidup pada tahun 1788-1880.
Nativisme, yang dipelopori Arthur Schopenhauer (1788-1860) seorang filosof Jerman, berpendapat bahwa manusia dilahirkan telah membawa bakat (hereditas) yang secara cepat atau lambat bakat tersebut akan terwujud.
Aliran nativisme berasal dari kata natus (lahir); nativis (pembawaan) yang ajarannya memandang manusia (anak manusia) sejak lahir telah membawa sesuatu kekuatan yang disebut potensi (dasar). Aliran nativisme ini, bertolak dari leibnitzian tradition yang menekankan kemampuan dalam diri anak, sehingga faktor lingkungan, termasuk faktor pendidikan, kurang berpengaruh terhadap perkembangan anak dalam proses pembelajaran. Dengan kata lain bahwa aliran nativisme berpandangan segala sesuatunya ditentukan oleh faktor-faktor yang dibawa sejak lahir, jadi perkembangan individu itu semata-mata dimungkinkan dan ditentukan oleh dasar turunan, misalnya ; kalau ayahnya pintar, maka kemungkinan besar anaknya juga pintar.
Para penganut aliran nativisme berpandangan bahwa bayi itu lahir sudah dengan pembawaan baik dan pembawaan buruk. Oleh karena itu, hasil akhir pendidikan ditentukan oleh pembawaan yang sudah dibawa sejak lahir. Berdasarkan pandangan ini, maka keberhasilan pendidikan ditentukan oleh anak didik itu sendiri. Ditekankan bahwa “yang jahat akan menjadi jahat, dan yang baik menjadi baik”. Pendidikan yang tidak sesuai dengan bakat dan pembawaan anak  didik tidak akan berguna untuk perkembangan anak sendiri dalam proses belajarnya.
Bagi nativisme, lingkungan sekitar tidak ada artinya sebab lingkungan tidak akan berdaya dalam mempengaruhi perkembangan anak. Penganut pandangan ini menyatakan bahwa jika anak memiliki pembawaan jahat maka dia akan menjadi jahat, sebaliknya apabila mempunyai pembawaan baik, maka dia menjadi orang yang baik. Pembawaan buruk dan pembawaan baik ini tidak dapat dirubah dari kekuatan luar.
Tokoh utama (pelopor) aliran nativisme adalah Arthur Schopenhaur (Jerman 1788-1860). Tokoh lain seperti J.J. Rousseau seorang ahli filsafat dan pendidikan dari Perancis. Kedua tokoh ini berpendapat betapa pentingnya inti privasi atau jati diri manusia. Meskipun dalam keadaan sehari-hari, sering ditemukan anak mirip orang tuanya (secara fisik) dan anak juga mewarisi bakat-bakat yang ada pada orang tuanya. Tetapi pembawaan itu bukanlah merupakan satu-satunya faktor yang menentukan perkembangan. Masih banyak faktor yang dapat memengaruhi pembentukan dan perkembangan anak dalam menuju kedewasaan.

Empirisme
Aliran empirisme, Empirisme berasal dari kata empiri yang artinya pengalaman. Aliran ini  bertentangan dengan paham aliran nativisme. Artinya  tidak mengakui adanya pembawaan atau potensinya di bawah lahir manusia. Dengan kata lain bahwa anak manusia itu lahir dalam keadaan suci dalam pengertian anak bersih tidak membawa apa-apa. Karena itu, aliran ini berpandangan bahwa hasil belajar peserta didik besar pengaruhnya pada faktor lingkungan.
Dalam teori belajar mengajar, maka aliran empirisme bertolak dari Lockean Tradition yang mementingkan stimulasi eksternal dalam per-kembangan peserta didik. Pengalaman belajar yang diperoleh anak dalam kehidupan sehari-hari didapat dari dunia sekitarnya yang berupa stimulan-stimulan. Stimulasi ini berasal dari alam bebas ataupun diciptakan oleh orang dewasa dalam bentuk program pendidikan.
Tokoh perintis aliran empirisme adalah seorang filosof Inggris bernama John Locke (1704-1932) yang mengembangkan teori “Tabula Rasa”, yakni anak lahir di dunia bagaikan kertas putih yang bersih. Pengalaman empirik yang diperoleh dari lingkungan akan berpengaruh besar dalam menentukan perkembangan anak. Dengan demikian, dipahami bahwa aliran empirisme ini, seorang pendidik memegang peranan penting terhadap keberhasilan belajar peserta didiknya.
Menurut Redja Mudyahardjo bahwa aliran nativisme ini berpandangan behavioral, karena menjadikan perilaku manusia yang tampak keluar sebagai sasaran kajaiannya, dengan tetap menekankan bahwa perilaku itu terutama sebagai hasil belajar semata-mata. Dengan demikian dapat dipahami bahwa keberhasilan belajar peserta didik menurut aliran empirisme ini, adalah lingkungan sekitarnya. Keberhasilan ini disebabkan oleh adanya kemampuan dari pihak pendidik dalam mengajar mereka.
Empirisme, yang dipelopori oleh John Locke (1632-1704) seorang filosof Inggris, berpendapat bahwa manusia dilahirkan sebagai kertas kosong (tabularasa). Faktor lingkungan menentukan dalam perkembangan pribadi seseorang, terutama pendidikan

Konvergensi Aliran konvergensi berasal dari kata konvergen, artinya bersifat menuju satu titik pertemuan. Aliran ini berpandangan bahwa perkembangan individu itu baik dasar (bakat, keturunan) maupun lingkungan, kedua-duanya memainkan peranan penting. Bakat sebagai kemungkinan atau disposisi telah ada pada masing-masing individu, yang kemudian karena pengaruh lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan untuk perkembangannya, maka kemungkinan itu lalu menjadi kenyataan. Akan tetapi bakat saka tanpa pengaruh lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan tersebut, tidak cukup, misalnya tiap anak manusia yang normal mempunyai bakal untuk berdiri di atas kedua kakinya, akan tetapi bakat sebagai kemungkinan ini tidak akan menjadi menjadi kenyataan, jika anak tersebut tidak hidup dalam lingkungan masyarakat manusia.
Perintis aliran konvergensi adalah William Stern (1871-1939), seorang ahli pendidikan bangsa Jerman yang berpendapat bahwa seorang anak dilahirkan di dunia  disertai pembawaan baik maupun pembawaan buruk. Bakat yang dibawa anak sejak kelahirannya tidak berkembang dengan baik tanpa adanya dukungan lingkungan yang sesuai untuk perkembangan bakat itu. Jadi seorang anak yang memiliki otak yang cerdas, namun tidak didukung oleh pendidik yang mengarahkannya, maka kecerdasakan anak tersebut tidak berkembang. Ini berarti bahwa dalam proses belajar peserta didik tetap memerlukan bantuan seorang pendidik untuk mendapatkan keberhasilan dalam pembelajaran.
Ketika aliran-aliran pendidikan, yakni nativisme, empirisme dan konvergensi, dikaitkan dengan teori belajar mengajar kelihatan bahwa kedua aliran yang telah disebutkan  (nativisme-empirisme) mempunyai kelemahan. Adapun kelemahan yang dimaksudkan adalah sifatnya yang ekslusif dengan cirinya ekstrim berat sebelah. Sedangkan aliran yang terakhir (konvergensi) pada umumunya diterima seara luas sebagai pandangan yang tepat dalam memahami tumbuh-kembang seorang peserta didik dalam kegiatan belajarnya. Meskipun demikian, terdapat variasi pendapat tentang faktor-faktor mana yang paling penting dalam menentukan tumbuh-kembang itu.
Keberhasilan teori belajar mengajar jika dikaitkan dengan aliran-aliran dalam pendidikan, diketahui beberapa rumusan yang berbeda antara aliran yang satu dengan aliran lainnya. Menurut aliran nativisme bahwa seorang peserta tidak dapat dipengaruhi oleh lingkungan, sedangkan menurut aliran empirisme bahwa justreru lingkungan yang mempengaruhi peserta didik tersebut. Selanjutnya menurut aliran konvergensi bahwa antara lingkungan dan bakat pada peserta didik yang terbawa sejak lahir saling memengaruhi.
Al-Qur’an sebagai acuan dasar pendidikan Islam dalam menerangkan teori belajar mengajar telah memberikan konsep terhadap pemikiran yang terdapat aliran nativisme, empirisme dan konvergensi. Dalam hal ini, al-Qur’an menegaskan bahwa pembawaan seorang anak (peserta didik) sejah lahirnya disebut fitrah, dan fitrah ini adalah dasar keagamaan yang dimiliki oleh setiap orang. Fitrah menurut al-Qur’an di samping dapat menerima pengaruh dari dalam (keturunan) juga dapat menerima pengaruh dari luar (lingkungan). Untuk mengembankan fitrah ini, maka sangat pendidikan kedudukan pendidikan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
konvergensi, yang dipelopori oleh William Stern (1871-1938) seorang filosof dan psikolog Jerman, merupakan perpaduan empirisme dan nativisme. Aliran ini berpendapat bahwa kepribadian seseorang dibentuk dan dikembangkan oleh faktor dasar (bakat) dan faktor ajar (pendidikan)

Selasa, 08 Desember 2015

Paragraf/Alinea

A. Latar Belakang Penulisan

Dalam menulis sebuah cerita atau karya ilmiah tentunya banyak dijumpai berbagai macam bentuk kata yang membentuk sebuah kalimat. Kalimat-kalimat tersebut dirangkai sehingga menjadi sebuah paragraf/alinea. Menyusun paragraf berarti membentuk sebuah gagasan atau pendapat tertentu yang disertai alasan atau bukti tertentu.
Menyusun sebuah paragraf harus memenuhi beberapa aspek, antara lain: ide pokok harus jelas, semua kalimat yang tergabung dalam satu paragraf mempunyai kesamaan ide/gagasan.Oleh karena itu, kalimat-kalimat yang tersusun secara efektif dengan ide akan dapat disampaikan dengan tepat.

Untuk lebih memahami bagaimana menyusun sebuah paragraf yang benar, dan mengetahui jenis-jenisnya, maka makalah ini di susun untuk menambah pengetahuan kepada pembaca tentang penggunaan paragrap yang baik.

B. Masalah atau Topik bahasan

Bagaimana pengertian dan syarat dari paragraf?
Apa saja jenis paragraf?

C. Tujuan Penulisan

Memberikan penjelasan tentang paragraf/alinea.
Memberikan penjelasan tentang jenis-jenis paragraf.
Dapat mengembangkan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui bahasa yang baik dan benar.

D. Pembahasan

1. Pengertian Paragraf

Paragraf berasal dari Bahasa Yunani yaitu para yang berarti di samping dan ”graphein” yang berarti menulis. Semula bermakna tulisan yang diletakkan di bagian pinggir suatu teks sebagai tanda awal topik baru dalam suatu pembicaraan (Sumarno, 2008)
Paragraf adalah suatu bagian dari bab pada sebuah karangan atau karya ilmiah yang mana cara penulisannya harus dimulai dengan baris baru (Hermansyah, 2010).

Menurut Organisasi perpustakaan online Indonesia, Paragraf adalah suatu bagian dari bab pada sebuah karangan atau karya ilmiah yang mana cara penulisanya harus dimulai dengan baris baru. Jadi dapat disimpulkan bahwa paragraf adalah suatu bagian dari bab yang terdapat pada sebuah karangan atau karya ilmiah, yang cara penulisanya dengan baris baru. Paragraf disebut juga aline.

Pada prinsipnya Paragraf dikembangkan dengan dua cara yaitu: Paragraf Induktif, dan Paragraf Deduktif (Sumaryo, 2005:6)

Paragraf Induktif, contohnya:
Sudah beberapa kali Ibu Suryatun diuji kesabaranya oleh Mahasiswanya. Namun, setiap usaha yang hendak di lakukan untuk menguji agar Ibu Suryatun marah, putus asa, dan tidak mau mengajar selalu gagal. Betapapun usaha telah di persiapkan dengan matang dan teliti, semua selalu gagal. Hal itu merupakan bukti untuk meyakinkan kita bahwa Ibu Suryatun memang benar-benar dosen yang terbaik.

Paragraf Deduktif,contohnya;
STAI Pati dikenal sebagai universitas ternyaman, dan termegah di kota Pati. Hasil survey menyatakan bahwa letaknya paling strategis, yaitu diantara hamparan sawah nan hijau dan indah. Gedungnya menjulang kelangit terlihat gemerlap bagai istana kaca dari kejauhan.

2. Syarat-syarat Paragraf

Paragraf yang efektif mempunyai dua syarat yaitu:
Kesatuan makna atau koherensi, yaitu hanya mempunyai satu topik, satu ide pokok, atau satu masalah saja.
Adanya kesatuan bentuk atau kohensi, yaitu dengan menggunakan repetisi, penggunaan kata ganti, penggunaan kata sambung penghubung antar kalimat.

3. Jenis-Jenis Paragraf/Alinea

Jenis paragraf itu bermacam-macam, untuk menyebut jenisnya diperlukan dasar penyebutannya. Secara umum, ada tiga dasar jenis paragraf, yaitu: (1) posisi kalimat topiknya, (2) isinya,dan (3) fungsinya dalam karangan (Sunarno, 2008).
Berdasarkan posisi atau letak kalimat topiknya

Paragraf Deduktif

Paragraf Deduktif yaitu paragraf yang kalimat topiknya terletak pada awal paragraf. Deduktif berasal dari bahasa latin deducere, deduxi, deductum yang artinya menuntun kebawah, menurunkan, deductio berarti penuntunan, pengantaran. Menurut Sumaryo, paragraf Deduktif yaitu paragraf yang dikembangkan dari hal yang bersifat umum ke hal yang bersifat khusus. Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa Paragraf Deduktif adalah suatu paragraf yang dimulai dari pernyataan yang bersifat umum, kemudian diturunkan/dikembangkan dengan menggunakan pernyataan-pernyataan yang bersifat khusus.

Paragraf Induktif

Paragraf Induktif yaitu paragraf yang kalimat topiknya terletak pada akhir paragraf. Induktif berasal dari bahasa latin inducere, induxi, inductum berarti membawa ke, memasukan ke dalam. Menurut Sumaryo, Paragraf Induktif yaitu paragraf yang dikembangkan dari khusus ke umum. Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa paragraf Induktif adalah paragraf yang dimulai dari pernyataan-pernyataan yang bersifat khusus, kemudian diturunkan ke pernyataan yang bersifat umum.

Paragraf Induktif-Deduktif

Paragraf Induktif-Deduktif yaitu penggabungan antara deduksi dan induksi dalam satu paragraf, disebut pula  paragraf campuran (Sumarno, 2008). Paragraf campuran adalah paragraf yang terdiri dari umum, khusus, umum, contohnya yaitu:
Hp adalah sarana utama dalam menjalin cinta. Bagaimana orang bisa mengetahui kabar terbaru dari seorang kekasih. Dari Hp pula kita bisa Facebookan, Tweeteran, dan melihat wajahnya yang mempesona. Jelaslah bahwa Hp sangat berpengaruh dalam menjalin hubungan  jarak jauh.

Paragraf Ineratif

Paragraf Ineratif yaitu paragraf yang memiliki kalimat topik di tengah paragraf (Sumarno, 2008). Menurut pernyataan tersebut, bahwa dalam sebuah paragraf terdapat dua kata khusus dan satu kata umum di tengah paragraf.

Paragraf Deskriptif/Naratif

Menurut Sumarno,Paragraf Deskriptif/Naratif adalah paragraf yang tidak secara jelas menampilkan kalimat topikny karena tidak jelas topiknya ada yang menyebutkan tidak punya topik, contohnya yaitu:
Tanah gelap coklat pekat. Gadis berkulit bening itu muncul dari rumah tua berdandan cantik, ranum, harum, berahi. Langit terang gemerlap bintang-bintang berpendar jauh dan dekat, menyala dan redup. Ia berjalan di antara rumah-rumah rapuh tanpa penghuni. Kelelawar-kelelawar garang bersarang di dalam rumah-rumah melapuk, bercericit dan beterbangan dengan kepak sayap gaduh (Utomo dalam Sumarno, 2008)

Berdasarkan isi

Paragraf Naratif

Secara harfiah Paragraf Naratif adalah paragraf yang bersifat atau berhubungan dengan karangan jenis narasi. Narasi adalah jenis karangan yang isinya mengisahkan kehidupan seseorang (Sumarno,2008). Menurut Susandi, Narasi adalah jenis karangan yang menceritakan suatu pokok persoalan. Jadi dapat disimpulkan bahwa Paragraf Naratif adalah Paragraf yang menceritakan/mengkisahkan kehidupan seseorang yang menghadapi suatu pokok persoalan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam Narasi adalah biasanya cerita disampaikan secara kronologis (berurutan waktunya), mengandung plot (jalan cerita) atau rangkaian peristiwa, dan ada tokoh yang diceritakan baik manusia atau bukan.
Mahmudah adalah penjaga rental fotocopyan milik kakak iparnya di Mejobo. Pekerjaan itu Ia lakukan usai pulang kuliah hingga malam hari. Dari pekerjaanya sebagai penjaga rental, dalam satu bulan dia dibayar Rp 1.000.000,-. Dari hasil usahanya itulah dia dapat mentraktir teman-temannya satu kelas makan-makan di kantin, selain untuk ikut membiayai kuliahnya.

Paragraf Deskriptif

Deskriptif/deskripsi berasal dari bahasa latin yaitu describere yang artinya membuat gambaran, atau decriptio yang berarti pembeberan, penggambaran. Paragraf Deskriptif adalah paragraf yang isinya menggambarkan keadaan sesuatu atau suasana tertentu (Sumarno, 2008). Deskriptif adalah jenis karangan yang dibuat untuk menyampaikan gambaran secara obyektif suatu keadaan sehingga pembaca memiliki pemahaman yang sama dengan informasi yang disampaikan (Susandi, 2010).
Salah satu ciri-ciri Deskriptif meliputi bersifat informatif, pembaca diajak menikmati sesuatu yang ditulis, dan susunan peristiwa dianggap tidak penting.
Mau tau markas besar kelas G?Dari gerbang STAI masuk kedalam,sekitar 30 langkah anda akan melewati istana kaca,dan sepeda motor yang terparkir dengan rapi di sepanjang jalan.Namun anda masih bisa lewat pada sela-selanya sampai melewati mushola.Setelah itu anda akan menginjakan kaki pada lantai gedung C.terus saja lurus sampai ruangan kelas habis,di sanalah anda akan menemukan ruangan C-4,di dalamnya adalah tempat bersemayamnya Pelajar-pelajar yang rajin,  dan Ibu dosen yang bijaksana.

Paragraf Eksposisi

Paragraf Eksposisi dinamakan juga Ekspositoris, yang berasal dari bahasa latin exsponere yang artinya membentang atau memaparkan. Menurut Sumarno, Paragraf Eksposisi adalah paragraf yang berisi pemaparan sesuatu sehingga pembaca memperoleh wawasan atau pengetahuan yang disampaikan oleh penulis.Dari pernyataan tersebut dapat digarisbawahi bahwa Paragraf Eksposisi adalah sebuah karangan yang dibuat untuk menerangkan suatu pokok persoalan yang dapat memperluas wawasan pembaca.
Untuk mempertegas penyampaian biasanya dilengkapi dengan gambar, data, dan statistik (Susandi, 2010).
Contoh :
Pertumbuhan ekonomi Indonesia selama beberapa tahun terakhir ini mencapai rata-rata 7-8%  pertahun, Dengan demikian pendapatan perkapita penduduk Indonesia mencapai beberapa kali lipat. Selain itu berdasarkan data Biro Pusat Statistik, jumlah penduduk yang dikategorikan miskin juga banyak berkurang. 

Paragraf Argumentatif / Argumentasi

Argumentatif berasal dari bahasa Latin yaitu arguere yang berarti membuktikan, menyakinkan seseorang. Paragraf Argumentatif adalah paragraf yang isinya menyakinkan pembaca dengan mengemukakan bukti-bukti atau fakta sesuatu yang dikemukankan, diharapkan, pembaca meyakini pernyataan penulis.
Contoh:
Keluarga berencana berusaha menjamin kebahagiaan hidup keluarga. Ibu tidak selalu merana oleh karena setiap tahun melahirkan. Ayah tidak pula terlalu pusing memikirkan usaha untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Anak pun tidak terlantar hidupnya karena kebutuhan hidup yang terjamin.

Paragraf Persuasi

Berasal dari Bahasa Latin yaitu persuadere yang artinya menyakinkan seseorang, membujuk, atau bujukan. Paragraf Persuasi adalah paragraf yang isi mempengaruhi atau membujuk pembacanya untuk mengikuti apa yang disarankan oleh penulisnya.
Contoh:
Pustaka hasanah hadir buat Anda, beralamatkan di sebelah barat stasiun Rembang, Sebuah toko buku terlengkap dan termurah sekabupaten Rembang, mulai dari buku bacaan, buku pelajaran sekolah, buku tulis, dan kitab-kitab kuning. Tesedia pula berbagai macam alat tulis, mulai dari pena, pensil, penggaris, tas, sepatu sampai keperluan-keperluan sekolah lainnya dengan berbagai pilihan dan diskon besar-besaran. Pustaka hasanah  juga melayani fotocopy-an baik hitam-putih maupun warna, dengan kualitas terbaik, dan harga terjangkau. Segera buktikan dan nikmati pelayanan kami, kepuasan anda yang kami utamakan.

Berdasarkan Fungsinya

Paragraf Pembuka

Paragraf Pembuka adalah paragraf dalam karangan tertentu yang berfungsi membuka atau mengawali pembahasan dalam karangan tersebut.

Paragraf  Penghubung atau Pengembang

Paragraf ini berfungsi mengebangkan gagasan dalam pembahasan persoalan sebuah karangan.

Paragraf Penutup

Paragraf ini merupakan paragraf penutup atau sebagai kesimpulan dalam suatu karangan
DAFTAR PUSTAKA

Hemansyah, Rizky Novid. 2010. Tugas Materi Penyusunan Paragraf dan Alenia. http://www.scribd.com/mobile/documents/29754000/. Diakses pada 15 Oktober 2011.

Online, Perpustakaan. 2006. Pengertian Paragraf Alenia dan Bagian dari Paragraf Bahasa Indonesia. http://organisasi.org/pengertian_paragraf_alinea_dan_bagian_dari_paragraf_bahasa_indonesia/. Diakses pada 15 Oktober 2011.

Sumaryo. 2005. Kemampuan Berbahasa dan Bersastra Indonesia. Semarang: CV. Aneka Ilmu.

Sunarno. 2008. Paragraf Induksi dan Deduksi. http://sunarno5.wordpress.com/2008/12/02/paragraf-induksi-dan-deduksi/. Diakses pada 15 Oktober 2011.

Susandi. 2010. Pengertian Paragraf. http://susandi.wordpress.com/2010/02/09/paragraf/. Diakses pada 15 Oktober 2011.

Senin, 07 Desember 2015

MOTIVASI

Motivasi adalah syarat mutlak untuk belajar.
motivasi berasal dari kata dasar motif, yang artinya segala sesuatu yang mendorong seseorang untuk bertindak melakukan sesuatu. Menurut Sartain, motif adalah suatu pernyataan di dalam suatu organisme yang mengarahkan tingkah laku atau perbuatan suatu tujuan atau perangsang. Misalnya seorang petani yang menyangkul sawahnya dari pagi sampai petang tanpa henti.

drive atau dorongan terkadang digunakan untuk mengartikan motivasi. karena mengarahkan sebuah tingkah laku terhadap suatu tujuan /goal.

motivasi juga mempunyai arti need /kebutuhan. arena keduanya mempunyai arti untuk menginginkan sesuatu yang harus dicapai.


Jadi, motivasi adalah segala sesuatu yang mendorong seseorang untuk mencapai segala sesuatu yang dia inginkan.


Sartain membagi motivasi menjadi 2;
a. physiologicak drive, yaitu dorongan dorongan yang bersifat fisiologis, atau jasmaniah, seperti lapar dan haus.
b. social motives, yaitu dorongan yang ada hubunganya dengan manusia yang lain dalam masyarakat. misalnya dorongan ingin berbuat baik.


Sedangkan Woodworth membagi motivasi menjadi dua, yaitu;
a. unlearned motives/pokok pokok yang yang tidak dipelajari, yang berupa dorongan yang disebabkan oleh kekurangan atau kebutuhan, dan
b. learned motives/pokok pokok yang dipelajari

Arti sebuah kesetiaan

Memiliki banyak pacar merupakan kebanggaan kebanyakan orang. Dengannya seorang pencinta bisa belajar dan merasakan kasih sayang kepada berbagai hati yang berbeda

Namun apakah kamu tahu? Banyaknya pacar adalah sebuah aib bagi seorang pecinta sejati. Karena tidaklah mungkin satu hati memiliki beribu cinta. Dan semua itu harus dipilih satu sebagai pelengkap hidup.
Artinya akan ada beberapa orang yang akan dikorbankan.

Dengan banyaknya mantan itu menunjukan bahwa kamu tak bisa memberikan kepercayaan kepada orang lain. Artinya kamu adalah orang yang gagal dalam menjalin kepercayaan dan kasih sayang terhadap orang lain.
Apakah itu yang kamu sebut dengan kebanggaan?

Berusahalah membangun rasa percaya walau sedikit.

Minggu, 06 Desember 2015

Analisa dari ahli

Sebuah karya tulis akan terlihat lemah ketika tidak adanya pendapat dari seorang pakar yang sesuai dengan bidangnya. Hal ini menurut salah satu pembimbing skripsi disebuah sekolah tinggi agama Islam.

Setiap peristiwa perlu adanya analisis agar sebuah karya menjadi tajam dan berbobot.

Contoh kecil saja dalam sebuah analisis misalnya jumlah guru dalam suatu lembaga pendidikan. Maka perlu dilakukan penjabaran dari data yang telah ada agar tidak terkesan monoton. Seperti melihat dari jumlah guru yang ada di sesuaikan dengan pendapat seorang pakar pendidikan tentang jumlah guru yang efektif.

Selain itu dilihat dari latar belakang pendidikan guru tersebut, apakah memiliki kliteria profesional atau tidak. Dan analisis ini tentu disesuaikan dengan pendapat ahli tentang profesionalisme pendidik.

Dari analisa tersebut sebenarnya mencukupi untuk sebuah karya ilmiah. Hanya saja dengan dipadukan dengan pendapat ahli dari beberapa buku, akan terlihat hidup.

Sabtu, 05 Desember 2015

Ada apa dengan kampusku?

Berawal dari sebuah perasaan tertekan, saya mencoba mencurahkan semua isi hatiku.

Ada dua hal yang mengganggu fikiranku, yaitu;
skripsi dan dosen pembimbing.

Mengapa skripsi di kampusku susah?
saya katakan susah karena ada alasanya;
- pengajuan judul yang ribetnya minta ampun, padahal dikampus lain itu mudah (misalnya judul sama tapi obyek beda itu boleh),
- dosen pembimbing yang masih tanda tanya, padahal dikampus lain bisa memilih pembimbing
- buku panduan yang berbeda dengan kampus lain. Walau itu ciri khas kampus, namun keterbatasan referensi akan menyulitkan mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi itu sendiri.

Masalah dosen pembimbing;
- sebagian pembimbing ada yang sulit ditemui.
- gaya pemikiran dosen berbeda dengan konsep yang akan diteliti. sehingga penelitian kita akan sejalan dengan pemikiran dosen, artinya tidak sesuai dengan keinginan kita
- perbedaan konsep pemikiran antara pembimbing satu dan dua. Hal ini membuat revisian yang tidak perlu.

Dari masalah tersebut sebenarnya mengacu pada peningkatan mutu pendidikan.

Dengan adanya faktor faktor tersebut, akan menciptakan mahasiswa yang berintelektual tinggi. Artinya mahasiswa yang selalu bisa berpegang teguh pada prinsip. Ingat, skripsi adalah karya anda, bukan karya dosen.

Adapun manfaat untuk kampus adalah meningkatkan mutu pendidikan melalui karya tulis yang berkualitas.

Jadi, jangan sampai berkecil hati. Karena karya tulis anda jauh lebih baik dari pada yang lainnya. Anda harus percaya itu.

Masya Allah, Pembimbing kok susahnya minta ampun...!!

Sebenarnya skripsi itu mudah, seperti yang sudah saya bahas pada postingan sebelumnya. Namun kebanyakan orang bilang adalah pembimbingnya yang susah. Entah anda mengakuinya atau tidak, memang itu kenyataanya. Saya juga berfikir seperti itu masalahnya. Hehe

Namun, pernahkan saudara berfikir mengapa dosen pembimbing mempersulit langkah anda dalam menyelesaikan tugas akhir ini? Ada suatu alasan yang membuat kita harus mengerti dan tak harus menyalahkan siapa pun termasuk pembimbing.

Menurut saya, alasan itu adalah:
1. Menguji kemampuan berfikir anda. Dari skripsi yang anda buat itu berdasarkan latar belakangnya apakah memang sudah mantab atau kah goyah? Di sinilah tugas pembimbing untuk memantapkan pemikiran anda dengan cara mereka.
2. Ingin mengetahui wawasan anda, sejauh mana wawasan yang ingin anda teliti. Di sinilah tugas pembimbing untuk selalu menggali kemampuan anda agar anda lebih giat dan mempelajari wawasan yang lebih banyak.
3. Menguji kesabaran dan ketelitian anda. Karena melakukan penelitian haruslah dilakukan dengan kesabaran dan ketelitian.
4. Simbol rasa kasih sayang dari orang tua untuk anaknya. Iya, seorang pembimbing akan lebih memperhatikan mahasiswanya dengan teliti bila beliau menyanyanginya. Hal ini karena pembimbing ingin mahasiswanya menjadi yang terbaik yang nantinya menghasilkan skripsi yang berkualitas.
5. Membekali psikologis anda agar lebih kuat saat diuji oleh dosen penguji.
6. Ingin mengasah kemampuan menulis anda agar anda menjadi mahasiswa terbaik. Karena menjadikan mahasiswa-mahasiswa yang berkualitas adalah impian dan harapan semua dosen.

Dari sini, dapat anda ketahui bahwa jerih payah anda selama menjalani skripsi akan terbayar setelah selesai. Sebuah kepuasan dan rasa terimakasih terhadap dosen pembimbing. Karena merekalah orang tua kita di dalam akademik

Skripsi itu mudah

Skripsi merupakan syarat untuk memperoleh gelar Sarjana, dan merupakan tugas akhir sebelum bisa di wisuda. Oleh karena itu, merupakan momok sebagian mahasiswa. Namun, perlu anda ketahui bahwa skripsi merupakan mata kuliah terindah yang pernah ada. Anda tak perlu hawatir dengan susahnya skripsi yang akan anda bahas. Sebenarnya semua isi skripsi merupakan manifestasi dari sejumlah mata kuliah yang anda tempuh selama ini.
Sebagai contoh kecil apa yang anda amati saat ini. Kemudian anda buat menjadi karya tulis berdasarkan metode yang telah anda pelajari sewaktu kuliah. Misalnya sekarang saya berada di depan rumah, saya melihat ada kakek tua berjualan krupuk lewat di depan saya. Dari peristiwa tersebut, dapat dibuat menjadi karya tulis sederhana.
Apa saja faktor yang mempengaruhi kakek tua tadi berjualan kerupuk?,
Bagaimana upaya kakek tua tersebut dalam menjual krupuknya?
dari permasalahan sederhana tersebut dapat diketahui pemecahanya melalui metode penelitian, yaitu tidak jauh beda dengan adanya pengumpulan data, penyajian data, dan lainya.
Nah, mudah sekali kan menulis skripsi itu?
Anda pasti bisa, karena anda adalah mahasiswa terbaik. Saya yakin itu

Jumat, 04 Desember 2015

Klasifikasi kertas

Macam macam kertas menurut ahli rosok.

Secara garis besar, kertas di bagi menjadi 4. Yaitu:

1. SBL, yaitu kertas putih yang biasanya digunakan untuk fotocopy. Baik tulisanya sedikit maupun banyak. Bila intensitasnya baik maka dinamakan SBL super. Tetapi bila rada kusam, atau tintanya berwarna dan terlihat kurang putih dinamakan SBL biasa. Misalnya SBL adalah buku putih, buku tulis, kertas untuk karya ilmiah, dan sebagainya.

2. CD, seperti halnya SBL namun CD adalah kertas buram. Biasanya terdapat pada buku LKS, lembar tes, dan lain-lain.

3. Marga, adalah kertas yang tebal dan tidak termasuk bagian dari kedua kertas di atas. Misalnya kertas warna, atau sampul buku, kertas kado, kertas tebal, majalah dan lain-lainya. Kertas marga merupakan sampah yang harga ekonomisnya lebih rendah.

4. HVS, adalah kertas SBL yang masih polos, putih tanpa ada coretan tinta sedikit pun. Kertas ini nilai ekonomisnya cenderung lebih tinggi.

Selain kertas tersebut, ada pula kertas eliminasi, yaitu kertas yang bercampur plastik. Misalnya kertas stiker., kertas semen, dan kertas kardus.

demikianlah pengetahuan tentang kertas dari sudut pandang pabrik kertas. Dan semua itu mempunyai nilai ekonomi yang menjanjikan walau termasuk rosok, atau barang bekas. Jadi manfaatkanlah sebaik mungkin buku yang kamu miliki.

راتب الحدد

راتب الحدد
بسم الله الرّحمن الرّّحيم
- اشهد ان لا اله الا الله و اشهد انّ محمّد رسول الله
- نويت ان نؤتي مجلس  الذكر والعلم مثل ما نوى علماء السلافنا ورجالنا الصالحون والصدقون والله يُدرك نيتنا فى نيتهم واعمالنا فى اعمالهم وعلومنا فى علومهم واخلاقنا فى اخلاقهم وحاجاتنا فى حاجتهم ونستحضر ارواحهم فى هذا المجلس المبارك. الفاتحه.......
-استغفرالله العظيم
-الذى لااله الا هو الحيّ القيوم واتوب اليه توبة عبدٍ ظالمٍ لايملك لنفسه ضرّا ولانفعا ولا موتا ولا حياة ولا نشورًا
ياالله ياعظيم  # يفتّاح ياعليما
افتاح قلوبنا  # فتوح العارفين
نسئلك يا الله...
يا من هو الله الذى لا اله الاّ هو
يا مالك
يا رحيم
يا ارحمن
يا الله

يا مهَيمن
يا مؤمن
يا سلام
يا قدّوس

يا جالق
يا متكبّر
يا جبّار
يا عزيز

يا جالق
يا متكبّر
يا جبّار
يا بارئ

يا عالم
يا فتّاح
يا رزّاق
يا وهّاب

يا رافع
يا خافض
يا باسط
يا قابض

يا بصير
يا سميع
يا مذلّ
يا معزّ

يا خبير
يا لطيف
يا عدل
يا حكم

يا شكور
يا غفور
يا عظيم
يا حليم

يا مقيت
يا حفيظ
يا كبير
يا عليّ

يا رقيب
يا كريم
يا جليل
يا حسيب

يا ودود
يا حكيم
يا واسع
يا مجيب

يا حقّ
يا شاهد
يا باعث
يا مجيد

يا ولى
يا متين
يا قِوىّ
يا وكيل

يا مُعيد
يا مبدئُ
يا مُحصِى
يا حميد

يا قيُّوم
يا حيُّ
يا مُمِيت
يا مُحيِ

يا احد
يا واحد
يا ماجد
يا واجد

يا مقدِّم
يا متقدر
يا قادر
يا صمد

يا ظاهر
يا آخِر
يا أوّل
يا مؤخّر

يا برّ
يا متعالى
يا ولىّ
يا باطن

يا رؤف
يا عفو ّ
يا منتقِم
يا توّاب

يا جامع
يا مقسط
يا ذالجلال والإكرام
يا مالك الملك

يا ضارّ
يا مانع
يا مغنى
يا غنىّ

يا بديع
يا هادى
يا نور
يا نافع

يا صبّور
يا رشيد
يا وارث
يا باقيّ

بسم الله الرّحمن الرّحيم
الحمد للّه ربّ العالمين.  أللهمّ صلّ وسلّم على سيّدنا محمّد سبحان ربّك ربّ العزّة عمّا يصفون وسلامٌ على المرسلين والحمد للّه ربّ العالمين. إنّ الله و ملائكته يصلّون على النّبي يا ايّها الّذين أمنوا صلّوا عليه وسلّموا تسليماً. الصّلاة والسلام عليك يا سيّد المرسلين. الصّلاة والسّلام عليك يا خاتم النّبين. الصّلاة والسًلام عليك يا من أرسلك الله رحمة للعالمين. وسلّم. ورضِيَ الله تعالىٰ عنٰ اصحاب رسول الله اجمعين. أمين أمين أمينأ. (الفاتحه) لصاحب الرّتب و إلى حضرة النّبى سيّدنا محمّد صلّٰى الله عليه و سلّم. الفاتحه.
‌اية الكرسى...
اٰمن الرّسول بما انزِل اليه من ربِّه و المؤمنون، كلّ اٰمن با للّه و ملا ئكته و كتبه و رسله لا نفرِّق بين أحدٍ من رسّله وقالوا سمعنا و اطعنا غفرانك ربّنا و اليك المصير
لا يكلّف الله نفسا إلا وسعها لهاماكسبت وعليها ما اكسبت. ربّنالا توآخذنا إن نسينا او اخطاءنا ولا تحمّل علينا إصرا كما حملته على الّذين من قبلنا ربّنا ولا تحمّلنا ما لا طاقةلنا به واعف عنّا واغفرلنا ورحمنا انتَ مولانا فانصرنا على القوم الكافرين.
لا الٰه الا الله وحدهُ لا شريكر له لهُ الملك وله الحمد يُحي ويُميت وهو علىٰ كلّ شيئ قدير
سبحان الله والحمد للّه ولا اله الا الله والله اكبر
سبحان الله وبحمده سبحان الله العظيم
ربّنا اغفر لنا وتب علينا إنّك انتَ التّوّاب الرّحيم
أللّهمّ صلّ على محمّد أللّهمّ صلّ عليه و سلّم
أعوذ بكلمات الله التّامّات من شرِّ ما خلق
بسم الله الّذى لا يضُرّ مع اسمه شيءٌ في الارض ولا فى السّماء وهو السّميع العليم
رضينا با للّه ربّا، و بالاسلام دينا، وبمحمد نبيّا
بسم الله و الحمد للّه والخير و الشّرُّ بمشِيئة الله
اٰمنّا با للّٰه واليوم الاٰخر تُبنا الى الله باطنا وظاهرا
يا ربّنا و اعف عنّا ومح الّذى كان منّا
يا ذا الجلال والإكرام اَمتنا على دين الاسلام
يا قويّ يا متين إكف شرّ الظالمين
اصلَحَ الله اُمور المسلمين صرف الله شرّ المؤذين
يا عليّ يا كبير يا عليم يا قدير يا سميع يا بصير يا لطيف يا خبير
يا فارج الهمِّ يا كاشِف الغمّ يا مَن لعَيده يغفر و يرحم
استغفر الله ربّ البرايا استغفر الله من الجطايا
لا اله الا الله لا اله الا الله
محمّد رسول الله و شرّف وكرَّم و مجَّد و عظَّم و رضي الله تعالٰى عن اصحاب رسول الله اجمعين و التّابعين لهم بإحسان الى يوم الذّين وعلينا معهم برحمتك يا ارحم الرّاحمين.
مهوس قل هو الله احد
الفلق، النّاس.
ـ الفاتحه الى روح حبيبينا و شفيعنا رسول الله محمّد عبد الله صلى الله عليه و سلم و اله و اصحابه و ذُرِّيّاته أنّ الله يُعلِى درجاتهم في الجنّة وينفعنا بأسرارهم وانوارهِم والمصير علومهم فى الدّين والدّنيا والاخرة و يجعلُنا مِن حزبهم ويرزقنا محبّتهم ويتوفّنا علي ملّتهم ويحشرنا فى زمرتهم الفاتحه...
ـ الفاتحه الى روح سيّدنا علي المُرَيضى والى روح سيّدنا المُهاجِر الى الله احمد بن عيسٰى ثمّ الى روح سيّدنا الفَقيه المُقدّم محمّد بن علي بَاعَلوِى و اصولهم و فروعهم و جميع ساداتِنا آل ابى علَوى انّ الله يُقدِّس ارواحهم فى الجنّة و يُنوِّر ضرائِحهم ويُعِيد علينا من بركاتهم وانوارهم فى الدّنيا والاخره الفاتحه
ـ الفاتحه الى ارواح جميع ساداتِنا الصّوفيه انّ الله يُقدِّس ارواحهم فى الجنّة و يُنوِّر ضرائحهم و يُعيد علِينا مِن بركاتهم واسرارهم و انوارهم فى الدّنيا و الاخره و يُلحِقونا بهم فى خير و عافية الفاتحه
ـ الفاتحه الى روح صاحب الراتب الاستاذ سيّدنا الشّرِف القطب الغَوث عبدِ الله بن علوِىّ الحداد باعلوى انّ الله يُقدِّس روحه فى الجنّة و يُنوِّر ضرائحه و يعيد علينا مِن بركاته و اسراره و انواره فى الدّنيا والاخره، الفاتحه
ـ الفاتحه الى روح السّيِّد علوى بن ابراهم الحداد ثُمّ الى روح الشّريفه علويّه بنٰت محمّد بن جعفر الحدّاد ثمّ الى ارواح . . . ثمّ الى ارواح والدينا و والديكم و امواتنا و امواتكم و اموات المسلمين اجمعين، أنّ الله

Pesonaku

Tiada yang paling membahagiakan kecuali kalian

Tentang hebatnya mengaji

Tentang hebatnya mengaji Ilmu Agama laksana air hujan menembus bumi, orang alim yang mengamalkan ilmunya laksana bumi yang subur. Orang yang...