Kamis, 31 Agustus 2017

Selasih sebagai pengendali OPT

Banyak sekali tanaman yang bisa dijadikan sebagai minuman. Baik karena aromanya, rasanya, bahkan ada khasiat tertentu sebagai alasan kesehatan. Salah satu termasuk tanaman yang dibuat sebagai campuran minuman itu juga bisa sebagai pengendali OPT;

SELASIH

Selasih, tlasih, basil, atau basilikum (Ocimum) adalah segolongan terna yang dimanfaatkan daun, bunga, dan bijinya sebagai rempah-rempah serta penyegar (tonikum). Berbagai bagian tumbuhan ini berbau dan berasa khas, kadang-kadang langu, harum, atau manis, tergantung kultivarnya.

Beberapa di antaranya bahkan dapat membuat mabuk. Beberapa jenis selasih, misalnya kemangi, berasal dari Asia Tenggara, namun sebagian besar dianggap berasal dari anak benua India.

Selasih termasuk tanaman semak semusim dengan tinggi antara 80 – 100 cm. Batangnya berkayu segi empat, berbulu berwarna kecoklatan. Daun
tunggal bulat lancip, tepi bergerigi, panjang daun 4 – 5 cm dan
lebar 6 – 30 mm.

Bunganya berwarna putih atau ungu. Tanaman ini dapat tumbuh di ladang atau di tempat terbuka lainnya. Bunganya
terdapat di bagian ujung batang dan dahan pokok. Ke seluruhan bagian tumbuhan boleh mengeluarkan bau yang sangat beraroma.

Biji keras, berbentuk bulat telur, diameter ± 1 mm, dan berwarna hitam. Akarnya tunggang berwarna putih kotor

Sasaran OPT;
1. Lalat buah

Bahan yang dibutuhkan;
-1 kg daun selasih
- Air 2/3 bagian

Cara pembuatan;
Masukam daun selsih kedalam panci yang telah diisi air sebanyak 2/3  bagian. Kompor hidupkan setelah air mendidih proses penguapan terjadi segera alirkan air ke ketel pendingin melalui lubang masuk untuk kondensasi sehingga terjadi pengembunan.
Air minyaknya ditampung dengan alat dan selanjutnya antara air dan minyak dipisahkan dengan spuit.

Cara penggunaan;
Penggunaan minyak selasih sebagai penarik lalat buah dilakukan dengan cara
meneteskan pada kapas yang digantungkan pada kawat di dalam botol perangkap. Botol perangkap digantung pada tiang setinggi 1 m jika digunakan pada tanaman hortikultura semusim.
Pemasangan perangkap dimulai sejak tanaman berbunga sampai panen. Jumlah perangkap per hektar 20 buah, dengan jarak pemasangan sekitar 20 cm. Aplikasi diulang setiap 2 minggu.

2. Berbagai jenis ulat, Lalat buah, tungau, kumbang, cendawan, nematoda

Bahan yang dibutuhkan;
- 50 gram daun selasih
- 2-3 liter air

Cara pembuatan;
Cacah daun selasih, kemudian rendam
selama 24 jam. Saring

Cara penggunaan;
Semprot ke seluruh bagian tanaman
yang terserang hama pada pagi atau sore hari

Rabu, 30 Agustus 2017

Sambiloto sebagai pengendali OPT

Masa kecil adalah masa yang bahagia, walau sebenarnya pada masa itu adalah masa yang serba sulit. Hal itu mengingatkanku ketika sakit. Belum ada obat-obatan seperti saat ini. Ibuku selalu memberiku jamu dari rebusan dedaunan.

Rasanya benar-benar pahit. Sampai-sampai rasanya menjadi kisah klasik yang menyenangkan bila diingat. Ya, dedaunan obat-obatan ternyata juga bisa sebagai pengendali OPT, dan jujur bahwa tanaman satu ini andalan saya.

SAMBILOTO

Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Tumbuhan ini tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 700 meter dari permukaan laut.

Sambiloto dapat tumbuh baik pada curah hujan 2000-3000 mm/tahun dan suhu udara 25-32 derajat Celcius. Kelembaban yang dibutuhkan termasuk sedang, yaitu 70-90% dengan penyinaran agak lama.

Sasaran OPT;
Kutu daun, trips, kutu kebul

Bahan yang dibutuhkan;
- 2 kg tanaman sambiloto segar
- 10 gram bubuk cabai merah
- 1 liter urine sapi
- 250 ml Air

Cara pembuatan;
Hancurkan tanaman sambiloto, tambahkan 250 ml air. Tambahkan urine sapi dan cabai merah.

Cara pemakaian;
Encerkan larutan dengan 10 liter air. Biarkan beberapa saat. Saring. Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang hana pada pagi atau sore hari

Selasa, 29 Agustus 2017

Spesifikasi dan manfaat POC

Pupuk organic cair (POC) adalah larutan dari pembusukan bahan-bahan organic yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan, dan manusia yang kandungan unsure haranya lebih dari satu unsure. Kelebihan dari pupuk organic ini adalah dapat secara cepat mengatasi defesiensi hara, tidak masalah dalam pencucian hara, dan mampu menyediakan hara secara cepat.

Dibandingkan dengan pupuk cair anorganik, pupuk organic cair umumnya tidak merusak tanah dan tanaman walaupun digunakan sesering mungkin. Selain itu, pupuk ini juga memiliki bahan pengikat, sehingga larutan pupuk yang diberikan ke permukaan tanah bisa langsung digunakan oleh tanaman.

Dengan menggunakan pupuk organik cair dapat mengatasi masalah lingkungan dan membantu menjawab kelangkaan serta mahalnya harga pupuk anorganik saat ini. 

SPESIFIKASI DAN MANFAAT

1. Mengandung giberlin
Manfaat:
• Merangsang pertumbuhan tunas baru
• Mempebaiki sistem jaringan sel dan memperbaiki sel-sel rusak
• Merangsang pertumbuhan sel-sel baru pada tumbuhan
• Memperbaiki klorofil pada daun
• Merangsang pertumbuhan kuncup bunga
• Memperkuat tangkai serbuk sari pada bunga
• Memperkuat daya tahan pada tanaman

2. Mengandung alkohol(alcohol)
Manfaat :
Sterilisasi pada tumbuhan (mengurangi dan menghentikan) pertumbuhan mikroba pengganggu pada tumbuhan terutama pada daun dan batang, seperti, bercak daun (penyakit blas), jamur/khamir/cendawan serta spora organisme penyakit.

Aplikasi dari pupuk cair organik:
- 10 cc pupuk cair organik untuk 1-1,4 liter air.
- Disemprotkan pada mulut daun dan batang
- Waktu yang dibutuhkan adalah pada pagi hari sebelum jam 10 pagi atau setelah jam 4 sore.

Terdapat dua macam tipe pupuk organik cair yang dibuat melalui proses pengomposan.

Pertama; adalah pupuk organik cair yang dibuat dengan cara melarutkan pupuk organik yang telah jadi atau setengah jadi ke dalam air.
Jenis pupuk yang dilarutkan bisa berupa pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk kompos atau campuran semuanya. Pupuk organik cair semacam ini karakteristiknya tidak jauh beda dengan pupuk organik padat, hanya saja wujudnya berupa cairan.

Dalam bahasa lebih mudah, kira-kira seperti teh yang dicelupkan ke dalam air lalu airnya dijadikan pupuk. Pupuk cair tipe ini suspensi larutannya kurang stabil dan mudah mengendap. Kita tidak bisa menyimpan pupuk tipe ini dalam jangka waktu lama. Setelah jadi biasanya harus langsung digunakan.
Pengaplikasiannya dilakukan dengan cara menyiramkan pupuk pada permukaan tanah disekitar tanaman, tidak disemprotkan ke daun.

Kedua; adalah pupuk organik cair yang dibuat dari bahan-bahan organik yang difermentasikan dalam kondisi anaerob dengan bantuan organisme hidup.

Bahan bakunya dari material organik yang belum terkomposkan. Unsur hara yang terkandung dalam larutan pupuk cair tipe ini benar-benar berbentuk cair. Jadi larutannya lebih stabil. Bila dibiarkan tidak mengendap. Oleh karena itu, sifat dan karakteristiknya pun berbeda dengan pupuk cair yang dibuat dari pupuk padat yang dilarutkan ke dalam air.

Tulisan ini bermaksud untuk membahas pupuk organik cair tipe yang kedua.
Sifat dan karakteristik pupuk organik cair Pupuk organik cair tidak bisa dijadikan pupuk utama dalam bercocok tanam. Sebaiknya gunakan pupuk organik padat sebagai pupuk utama/dasar. Pupuk organik padat akan tersimpan lebih lama dalam media tanam dan bisa menyediakan hara untuk jangka yang panjang. Sedangkan, nutrisi yang ada pada pupuk cair lebih rentan terbawa erosi. Namun di sisi lain, lebih mudah dicerna oleh tanaman. Jenis pupuk cair lebih efektif dan efesien jika diaplikasikan pada daun, bunga dan batang dibanding pada media tanam (kecuali pada metode hidroponik)

MOL dan ROTAN

MOL adalah micro organisme lokal yg pembuatanya menggunakan bahan baku dari buah-buahan segar ditambah bakteri dari perangkp bakteri yang bisa kita ambil dari lingkungan tanah itu sndiri. Karena pada dasarnya pertanian organic itu berasal dan kembali dari lingkungan itu tersebut (dari alam kembali ke alam).

ROTAN (ramuan organic tanaman) sama seperti MOL tetapi bakteri yang di ambil dari bantuan rumen hewan. Makanya di pembahasan ini saya ingin mengganti pola pikir kita yang biasa menggunakan EM4 beralih membuat MOL dari alam dan lingkunan kita sendiri.

Mikro Organisme Lokal (MOL) adalah cairan yang terbuat dari bahan-bahan alami yang disukai sebagai media hidup dan berkembangnya mikro organisme yang berguna untuk mempercepat penghancuran bahan-bahan organik atau sebagai dekomposer dan sebagai aktivator/ atau tambahan Nutrisi bagi tumbuhan yang disengaja dikembangkan dari mikro organisme yang berada di tempat tersebut.

Bahan-bahan tersebut diduga berupa zat yang dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan tanaman (fitohormon) seperti : giberlin, sitokinin, auxin, dan inhibitor.

Tujuan MOL;
1. Untuk mengembangkan biang penghancur bahan organik (dekomposer) 

2. Menambah aktivasi tumbuhan dan tambahan nutrisi bagi tanaman

Syarat terbentuknya MOL;
1. Bibit/ Media bakteri yang berasal dari bahan-bahan alami
2. Makanan dalam bentuk glukosa (Gula dan air kelapa)
3. Makanan dalam bentuk Karbohidrat

Manfaat MOL;
1. Sebagai starter dalam proses dekomposisi bahan organik
2. Sebagai starter untuk pupuk organik cair bagi tanaman
3. Penyedia nutrisi bagi tanaman
4. Membantu kelancaran penyerapan unsur hara/ nutrisi oleh akar tanaman.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Oriental Herbs Nutrient (OHN)

Ada beberapa hal yang seharusnya menjadi bahan perenungan dalam mencegah hama. Biasanya mencegah hama dengan menggunakan pestisida nabati. Namun perlu diketahui bahwa fungsi sebenarnya pestisida nabati adalah mengendalikan hama, baik sebagai pembunuh maupun penghambat perkembangbiakan.

Penggunaan pestisida nabati sebagai pencegahan memang tidak masalah, namun pemakaian yang terus menerus akan berefek pula tanaman dan akan memperkuat hama nantinya. Hama akan beradaptasi dan berevolusi.

Zat kimia yang dikandung dalam pestisida nabati memang tidak diserap tanaman, tetapi mampu menghentikan kinerja bakteri pengurai pada tanah. Sehingga secara tidak langsung dapat menghambat perkembangan tanaman.

Lalu bagaimana pencegahan terhadap hama? Inilah yang akan menjadi solusi kali ini;

Oriental Herbs Nutrient (OHN)

OHN adalah nutrisi untuk tanaman yang mempunyai peran ganda sebagai penguat daya tahan tanaman dan pengendali hama. Secara lebih mudahnya mungkin bisa dikatakan sebagai imunisasi untuk tanaman.

Pada dasarnya OHN ini adalah modifikasi dari pestisida nabati, namun dengan pengolahan yang benar akan membuat bahan-bahan tersebut menjadi multifungsi.

Bahan yang dibutuhkan;
- 1 ons Kayu manis
- 5 siung Bawang merah
- 5 siung Bawang putih
- 2 jari Kunyit
- 50g Gula merah/ 50ml molase
- Air secukupnya (bisa memakai alkohol agar lebih steril)

Cara pembuatan.
Buat secara terpisah; Kayu manis/bawang merah dan bawang putih/kunyit campurkan dengan air/alkohol, diamkan selama 3 hari. Setelah itu tambahkan gula merah dan diamkan 7 hari.
Campurkan semua bahan dan bisa diaplikasikan pada tanaman. Dosis 5ml/lt setiap 1 minggu sekali.

Putri malu sebagai pengendali OPT

Aku tak akan malu jika nantinya akan kalah dalam pertarungan ini, tapi aku akan malu ketika orang disekitarku menderita sementara aku tak bisa berbuat apa-apa... (Potgas D Ace, dalam one piece)

Malu adalah sifat yang terpuji dan merupakan akhlak yang mulia, sifat malu merupakan benteng dari melakukan perbuatan-perbuatan buruk.

Tidak hanya manusia yang mempunyai rasa malu, tetapi tanaman juga. Bahkan bisa dijadikan sebagai pengendali hama.

PUTRI MALU

Putri malu atau Mimosa pudica adalah perdu pendek anggota suku polong-polongan yang mudah dikenal karena daun-daunnya yang dapat secara cepat menutup/layu dengan sendirinya saat disentuh.

Walaupun sejumlah anggota polong-polongan dapat melakukan hal yang sama, putri malu bereaksi lebih cepat dari pada jenis lainnya. Kelayuan ini bersifat sementara karena setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula.

Sasaran OPT;
Busuk buah dan altenaria

Bahan yang dibutuhkan;
- 1 kg tanaman putri malu
- 0,5 liter air

Cara pembuatan;
Tanaman dicuci hingga bersih kemudian dicacah, dicampur dan digiling sampai halus. Rendam dalam air selama 24 jam.

Cara penggunaan;
Semprot ke seluruh bagian tanaman yang terserang hama pada pagi hari

PH tanah

Pentingnya memahami pH tanah.

Berbagai macam pupuk telah dibuat, namun tanpa kita duga ternyata keadaan tanaman mengalami perkembangan yang tidak sama dengan tanaman lain yang sama persis perlakuanya. Mengapa demikian?

Inilah yang akan menjadi sorotan kali ini. Bahwa walaupun sama dalam hal perawatan seperti penyiraman, pemupukan, dan perlakuan namun ada saja pertumbuhan yang berbeda. Hal ini disebabkan keadaan pH tanah yang berbeda antara tempat satu dengan yang lainya.

Jika pH antara 6.5 – 7 : unsur2 hara makro maksimal diserap tanaman kecuali Fe(besi) dan Al (aluminium) diserap lebih.

Jika pH antara 5 – 6 : unsur2 hara esensial (n,p,k,ca,mg) diserap sedikit kurang dari 50%. Kecuali Zn, Bo,Mn, Fe diserap cukup

Jika pH di bawah 5 : hampir semua unsur hara tidak terserap oleh akar kecuali Fe

Jika lebih dari 7.5 ??
Kasusnya sm dgn jika kurang dari 5

Jadi jangan pernah sepelekan pH tanah. cek sebelum tanam agar pupuk yang diberikan tidak sia-sia
Dan tentunya tanaman jd tumbuh normal

Moga manfaat

INDEGENOUS MIKROORGANISM (IMO)

Sudah saatnya petani bangun dari keterpurukan. Hama dan penyakit tak bisa ditoleransi, segera perbaruhi media tanam anda. Dengan media yang bagus, diikuti dengan daya tahan tanaman yang terbaik akan menentukan hasil yang maksimal.

INDEGENOUS MIKROORGANISM (IMO)

IMO merupakan makhluk renik yang terdapat dan telah hidup di suatu wilayah selama beberapa waktu. IMO sangat berguna bagi pertanian karena sangat kuat dan efektif dalam menjaga dan merawat dari penyakit tanaman.

Bahan;
- Nasi
- Gula merah
- Air cucian beras/air kelapa
- Dedak/bekatul

Alat;
- Besek/mika/kranjang
- Kertas

Cara pembuatan;
- IMO
Nasi ditaruh dalam besek, kemudian di tutup kertas. Letakan dibawah pohon bambu, kemudian tutup dengan daun bambu/jerami atau daun kering. Tutup dengan terpal atasnya agar tidak terkena air. Biarkan selama 2-3 hari hingga keluar seperti kapas putih. Nah ini yang kita cari.

- IMO 2
Ambil IMO 1 campurkan dengan gula merah dengan perbandingan 1:1, taruh dalam wadah/toples, dan diamkan selama 5 hari ditempat teduh terhindar dari matahari.

- IMO 3

Langkah selanjutnya campurkan IMO 2 dengan 10kg dedak dan 3 lt air cucian beras yang sudah diperam 3 hari. Aduk hingga rata. Kemudian tutup dengan jerami/daun bambu biarkan selama 3-5 hari.
Air cucian beras bisa diganti air kelapa.
IMO 3 sudah bisa digunakan untuk membuat IMO 4, IMO 5, dan kompos.

- IMO 4
Campurkan IMO 3 dan tanah dengan perbandingan 1:1, diamkan selama 3-5 hari. Misalnya 1 ember IMO 3 maka tanahnya 1 ember. Setelah 5 hari bisa digunakan sebagai mulsa atau media tanam bagian atas. Bila terlalu kering bisa tambahkan air secukupnya.

- IMO 5
IMO 4 yang sudah siap di campurkan dengan kotoran ayam dengan perbandingan 1:10, beri sedikit air untuk menjaga kelembaban dan diamkan selama 2 minggu. Setiap 1 minggu aduk-aduk merata. Lebih lama menyimpan maka akan semakin baik pula dan siap dijadikan sebagai media tanam.

Embun upas/embun beku

Kenapa embun Beku dapat merusak tanaman??

Setelah bercerita tentang apa, bagaimana embun beku/upas terjadi, sekarang saya akan mencoba menjelaskan kenapa embun tersebut dapat merusak dan membunuh tanaman. Terutama tanaman pertanian.

Pada umumnya tanaman pertanian merupakan tanaman semak yang tidak terlalu tinggi. Perlu kembali diingat bahwa suhu udara di pagi hari sedang dalam proses tranformasi. Suhu yang berada dekat dengan permukaan bumi pasti lebih dingin dibandingkan suhu di udara.

Dalam kondisi ini, embun beku yang menempel pada daun-daun akan membuat kacau system fisiologis tanaman. Sel-sel tanaman yang tertempel embun beku tidak dapat melakukan fungi fisiologisnya. Regulasi akan terganggu karena cairan sel membeku.

Proses fotosintesis tanaman juga akan terhambat. Dampaknya, setelah embun itu mencair tanaman akan layu dan mengalami kematian. Apalagi jika embun beku ini dapat bertahan berjam-jam. Dapat dipastikan seluruh tanaman pertanian akan mengalami kematian.

Jumat, 25 Agustus 2017

Hidro organik

Istilah Hidroganik Mungkin belum populer seperti hidroponik.
Karena itulah mari kita coba bersama-sama.
Sistimnya pada dasarnya sama seperti hidroponik pada umumnya.
Yang beda hanyalah nutrisi yg kita berikan dari bahan alami, sementara si ponik kita pakai garam mineral.
Gx perlu entermezo panjang langsung pada pointnya ala coba coba jadi ya sudah. Simpel dan jadi doit itu cukup.

Ini tak bagi resepnya buat gantinya ABmix
pembuatan pupuk hidroganik buatan sendiri

Bahan-bahan;

- Kotoran kambing 3kg
- Buncis 1kg
- Tempe busuk 1 potong
- Tape singkong
- Belerang 1kg
- Bekatul 2kg
- Daun lamtoro 1kg
- Gula pasir 5ons
- Daun sirsak 6ons
- M4/mikroorganisme 0,4lt
- Air bersih secukupnya

Alat-alat yang diperlukan untuk pembuatan pupuk hidroponik buatan sendiri :
- Wadah atau penampung air yang nantinya digunakan sebagai tempat untuk fermentasi pupuk.
- Selang air
- Aerator dengan kecepatan 45 liter per menit.

Langkah pembuatan;
1. Haluskan terlebih dahulu daun sirsak dan daun lamtoro.
2. Masukkan kotoran kambing, belerang, bekatul, gula pasir dan mikroorganisme beserta daun sirsak dan daun lamtoro yang telah dihaluskan kedalam wadah.
3. Masukkan air hingga seluruh bahan tadi terendam.
4. Beri hawa dengan aerator agar berlangsung proses fermentasi aerob.
5. Diamkan selama 1 bulan (30 hari).
6. Setelah pupuk cair terfermentasi, saring kemudian endapkan.
7. Bagian yang digunakan adalah air di atas endapan.

Meskipun terlihat rumit, menggunakan pupuk buatan sendiri ini akan sangat menguntungkan, karena selain bahan yang didapat murah hasilnya pun lebih aman untuk dikonsumsi, karena tidak berbahan kimia.
Setelah jadi, anda bisa menggunakan pupuk hidroponik buatan sendiri tadi dengan cara :
1. Gunakan air yang berada di atas endapan pupuk.
2. Encerkanlah dengan air dengan perbandingan 1 : 10, 1 untuk pupuk cair dan 10 untuk air yang ditambahkan.
3. Gunakan larutan ini saat akan menanam hidro Organik dengan teknik sumbu dan apung, atau nft, dft, autopot atau siramkan secara teratur bila menggunakan cara biasa.
4. Atau cairan pupuk ini bisa disemprotkan pada tanaman anda
5. Ampas dari pupuk ini jangan dibuang, karena akan sangat bermanfaat untuk pupuk tanaman dalam pot.

Pongam sebagai pengendali OPT

Tidak ada dokter yang tidak sakit, suatu saat ia pun akan membutuhkan orang lain untuk mengobatinya.

Sebagaimana mengenai masalah tanaman pengendali OPT, padahal dia sendiri berpotensi di serang hama.

Itulah gunanya perbedaan, jika satu tanaman tak bisa menyelesaikan masalahnya sendiri, mungkin dia bisa menyelesaikan masalah tanaman lain. Begitu pula sebaliknya.

Jadi akan lebih baik jika dari kesekian tanaman dikolaborasikan/ duet seperti smule untuk mendapatkan komposisi yang bagus untuk menghibur tanaman dari serangan hama.

PONGAM/MALAPARI

Pongam merupakan semak atau pohon bercabang melebar.  Pepagan halus atau melekah tegak lurus samar-samar berwarna abu-abu.

Daun menyirip gasal berwarna merah muda saat muda, dan berwarna hijau tua mengkilap di atas dan hijau pudar dengan urat menonjol di bawah saat tua; anak daun membundar telur, menjorong atau melonjong.

Perbungaan tandan, berpasang-pasang dengan bunga yang sangat harum. Mahkota bunga putih sampai pink, ungu di dalam berurat kecoklatan di luar; membundar telur sungsang. Buahnya
polong bertangkai pendek, menyerong-melonjong sampai menjorong, tidak merekah bila masak, berbiji 1—2. Biji membulat telur

Sasaran OPT;
1. Ulat grayak, kutudaun, pengorok daun, PTM, kutu kebul

Bahan yang dibutuhkan;
- 3 ml minyak biji pongam
- 1 liter air

Cara pembuatan;
Campurkan minyak biji pongam dengan air. Aduk sampai rata.

Cara penggunaan;
Semprotkan keseluruh bagian tanaman yang terserang pada pagi atau sore hari

2. Ulat pemakan daun

Bahan yang dibutuhkan;
- 1 kg daun Pongam
- 5 ml minyak sayur
- 1lt Air

Cara pembuatan;
Rendam rajangan daun pongam dalam air selama 24 jam. Hancurkan dan saring.

Cara penggunaan;
Encerkan larutan dalam 5 liter air. Tambahkan minyak sayur, dan aduk hingga rata. Semprotkan keseluruh bagian tanaman yang terserang hama pada pagi atau sore hari

3. Kutudaun, ulat grayak, wereng, ulat buah tomat,  ulat penggerek kentang, dan kutukebul

Bahan yang dibutuhkan;
- 50 gram bubuk biji pongam
- 1 liter air

Cara pembuatan;
Cuci bersih biji pongam, kemudian tumbuk dan rendam selama 24 jam. Saring

Cara penggunaan;
Semprotkan keseluruh bagian tanaman yang terserang hama.

Tentang hebatnya mengaji

Tentang hebatnya mengaji Ilmu Agama laksana air hujan menembus bumi, orang alim yang mengamalkan ilmunya laksana bumi yang subur. Orang yang...