Rabu, 09 Maret 2016

METODE DAN ALAT PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM



A.    Latar belakang
Alat berarti barang sesuatu yang dipakai untuk mencapai suatu masksud ataupun tujuan. Berbicara mengenai metode Pendidikan Islam. Metode jauh lebih penting dibanding materi karena sebaik apapun tujuan pendidikan, jika tidak didukung oleh metode yang tepat, tujuan tersebut sangat sulit untuk dapat tercapai dengan baik. Sebuah metode akan mempengaruhi sampai tidaknya suatu informasi secara lengkap atau tidak.. Oleh sebab itu pemilihan metode pendidikan harus dilakukan secara cermat, disesuaikan dengan berbagai faktor terkait sehingga hasil pendidikan dapat memuaskan.
Apa yang dilakukan Rasulullah Saw saat menyampaikan wahyu Allah kepada para sahabatnya bisa kita teladani,  karena Rasulullah saw sejak awal sudah mengimplementasikan metode pendidikan yang tepat terhadap para sahabatnya.
Strategi pembelajaran yang beliau lakukan sangat akurat dalam menyampaikan ajaran Islam. Rasulullah saw, sangat memperhatikan situasi, kondisi dan karakter seseorang, sehingga nilai-nilai Islami dapat ditransfer dengan baik. Rasulullah saw. juga sangat memahami naluri dan kondisi setiap orang, sehingga beliau mampu menjadikan mereka suka cita, baik meterial maupun spiritual, beliau senantiasa mengajak orang untuk mendekati Allah SWT, dan syari’at-Nya.

B.     Rumusan masalah
1.    Apa pengertian metode dan alat pendidikan?
2.    Bentuk-bentuk apa saja metode dan alat pendidikan  yang diajarkan islam?

C.     Pembahasan
1.      Pengertian metode dan alat pendidikan
Secara etimologi, kata metode berasal dari bahasa Yunani, yaitu meta dan hodos. Meta berarti “melalui dan hodos berarti “jalan” atau “cara”.  Menurut terminologi (istilah) Abd. Al Rahman Ghunaimah mendefenisikan bahwa metode adalah cara-cara praktis dalam mencapai tujuan pendidikan.[1]
Sedangkan alat pendidikan menurut Bernadib ialah tindakan atau perbuatan atau situasi atau benda yang dengan sengaja diadakan, untuk mencapai tujuan pendidikan.
Ayat yang menerangkan tentang  pendidikan adalah:
Surat al-isra’ ayat 84
قُلْ كُلٌّ يَعْمَلُ عَلَى شَاكِلَتِهِ فَرَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَنْ هُوَ أَهْدَى سَبِيلا
                Artinya:“Katakanlah: tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya”.
Dari penjelasan diatas dapat di pahami bahwa alat dalam pendidikan Islam adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan Islam termasuk di dalamnya metode tersebut. Sebab metode menjadi alat dalam mencapai tujuan pendidikan itu sendiri secara khusus.[2]


2.         Bentuk-bentuk metode dan alat pendidikan yang diajarkan islam
a.         Metode yang diajarkan islam
Teori pengembangan metode pendidikan islam dapat digali dengan cara Rasulullah saw yang berperilaku tergambar dari sifat-sifat beliau, antara lain:
1)      Fathanah (cerdas)
Dari sifat fathanah, dapat dikembangkan metode pendidikan islam karena dapat membangkitkan kecerdasan anak didik.
2)      Shidiq (jujur)
Metode islam dikembangkan atas dasar kejujuran yakni menerima seluruh ajaran Allah dan Rasul-Nya
3)      Amanah
Pengembangan metode pendidikan islam didasarkan pada sikap amanah sebagai bentuk penjagaan kualitas dari umat islam.
4)      Qona’ah (menerima apa adanya dan pandai bersyukur)
Sikap yang demikian merupakan metode pengembangan islam yang paling bijaksana, karena dengan sikap qona’ah semua umat islam terutama penyelanggara pendidikan, para pendidik, masyarakat pada umumnya akan berhati-hati dalam menerapkan metode pendidikan.
Metode pendidikan agama islam harus dikembangkan agar tujuan pendidikan islam mudah dicapai. Jenis-jenis metode yang digunakan sebagai berikut:[3]
a)      Pendekatan pendidikan demokratis
Ialah pendidikan yang dilakukan dengan cara memberikan kemerdekaan kepada anak didik untuk menentukan pilihan minat dan bakatnya.
b)      Pendidikan dengan hati nurani
Maksudnya melakukan pendekatan simptik dan etika terhadap perkembangan intelektualitas anak didik dan pengalaman pribad yang diungkapkan anak didik kepada pendidiknya.
c)      Pendidikan dengan pendekatan rasional
Ialah mendidik anak dengan ukuran rasio atau kebenaran yang diterima secara logis dan sistematis serta didasarkan pada data yang akurat.
d)     Pendidikan dengan pendekatan empiris
Ialah pengembangan metode pendidikan islam didasarkan pada pengalaman para pendidik.
e)      Pendidikan dengan pendekatan naturalistik
Ialah metode pendidikan islam yang didasarkan pada perkembangan alamiah anak didik.
f)       Pendidikan dengan pendekatan keteladanan
Ialah metode pendidikan dimana guru menjadi contoh yang baik terhadap murid.
g)      Metode ceramah
Metode ceramah ialah suatu cara penyajian informasi  secara lisan oleh pendidik kepada peserta didik.
h)      Metode tanya jawab
Metode tanya jawab ialah cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab.
i)        Metode diskusi
Metode diskusi ialah suatu cara penyampaian bahan pembelajaran dimana peserta didik  diharuskan memecahkan suatu masalah.

b.      Alat pendidikan yang diajarkan islam
Salah satu peranan alat pendidikan yang sangat penting adalah sebagai strategi pembelajaran alternatif yang kini banyak diterapkan disuatu lembaga pendidikan.[4]  Dalam kaidah ushul fiqih mengatakan bahwa alat mempunyai nilai yang sejalan dengan nilai tujuan.  Ahmad D. Marimba mengemukakan bahwa dilihat dari fungsinya, alat-alat pendidikan terbagi tiga jenis, yaitu :
(1)     Alat sebagai perlengkapan
Namun keberadaan alat ini tidak mutlak. Artinya, tanpa perlengkapan apa pun, tujuan masih bisa tercapai. Seperti kursi, baju seragam, dll.
(2)      Alat sebagai pembantu mempermudah usaha tujuan
Pendidik hendaknya dapat memilih alat mana yang paling efektif dan efesien untuk mencapai tujuan.
(3)   Alat sebagai tujuan
Alat-alat berfungsi saling membantu. Suatu alat berfungsi sebagai alat dari alat-alat yang lain.[5]
Menurut Syaiful Bahri menjelaskan bahwa alat-alat pendidikan yang abstrak berkaitan dengan masalah pembiasaan, pengawasan, perintah, larangan, ganjaran dan hukuman.
(a)     Pembiasaan
Anak didik dibiasakan melakukan suatu kegiatan yang bersifat belajar, misal bangun pagi.
(b)   Pengawasan
Melakukan pengamatan terhadap perkembangan anak didik secara umum dan pengawasan terhadap perkembangan prestasi belajarnya secara khusus.
(c)     Perintah
Memberikan berbagai perintah yang sesuai dengan kemampuan anak didik dengan mempertimbangkan usia anak didik.
(d)   Larangan
Memberikan larangan kepada anak didik untuk tidak melakukan tindakan tertentu.
(e)    Hukuman
Menetapkan sanksi hukum yang bersifat mendidik bagi semua anak didik yang melanggar peraturan, baik dalam keluarga, sekolah atau lingkungan sekolah.

D.    Kesimpulan
1.      Pengertian metode dan alat pendidikan
Secara etimologi, kata metode berasal dari bahasa Yunani, yaitu meta dan hodos. Meta berarti “melalui dan hodos berarti “jalan” atau “cara”.
2.      Bentuk-bentuk metode dan alat pendidikan yang diajarkan islam
a.       Metode yang diajarkan islam
Menurut sifat Rasulullah saw, yakni: Fathanah, Shidiq, Amanah, Qona’ah. Sedangkan jenis metode yang dikembangkan dalam islam adalah:
1)      Pendekatan  pendidikan demokratis
2)      Pendidikan dengan hati nurani
3)      Pendidikan dengan pendekatan rasional
4)      Pendidikan dengan pendekatan empiris
5)      Pendidikan dengan pendekatan naturalistik
6)      Pendidikan dengan pendekatan keteladanan
7)      Metode ceramah
8)      Metode tanya jawab
9)      Metode diskusi
b.      Alat pendidikan yang diajarkan islam
Alat berfungsi mengantarkan penggunanya untuk mencapai tujuan. Dalam kaidah ushul fiqih mengatakan bahwa alat mempunyai nilai yang sejalan dengan nilai tujuan.  Ahmad D. Marimba mengemukakan bahwa dilihat dari fungsinya, alat-alat pendidikan terbagi tiga jenis, yaitu : Alat sebagai perlengkapan, Alat sebagai pembantu mempermudah usaha tujuan, Alat sebagai tujuan, Alat-alat berfungsi saling membantu. Menurut Syaiful Bahri menjelaskan bahwa alat-alat pendidikan yang abstrak berkaitan dengan masalah pembiasaan, pengawasan, perintah, larangan, ganjaran dan hukuman.





DAFTAR PUSTAKA
Noer, Heri MA,1999. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
Masyur, Agus Salim. 2010. Ilmu Pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia.
Arsyad, Azhar. 2006. Media Pembelajaran. Jakarta : Raja grafindo persada.
Qamari Anwar. 2003. Pendidikan Sebagai Karakter Budaya Bangsa. Jakarta : Uhamka Press.
Beni Ahmad Saebani. 2009. Ilmu Pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia.


[1] Heri Noer MA, Ilmu Pendidikan Islam, (Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999). 6.

[2] Agus Salim Masyur, Ilmu Pendidikan Islam, (Bandung: Pustaka Setiaa, 2010), 141.
[3] Agus Salim Masyur,  142.
[4] Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, (Jakarta: Raja grafindo persada, 2006), 90.
[5] Bani Ahmad Saebani, Ilmu Pendidikan Islam, (Bandung: Pustaka Setia, 2009), 34.

Jumat, 04 Maret 2016

Mewaspadai Bisikan Iblis

Firman اَللّهُ سبحانه وتعالى, "Dari kejahatan (bisikan) iblis yg biasa bersembunyi" (QS. An-Naas, 4)

Jika ada bisikan iblis, kemudian orang tersebut berdzikir kepada اَللّهُ سبحانه وتعالى, maka bisikan itu akan lenyap.
Tetapi jika orang itu lalai dari dzikir, maka hatinya akan lalai....

Hal ini sbagaimana yg disebutkan dalam Firman اَللّهُ سبحانه وتعالى, "Iblis telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat اَللّهُ سبحانه وتعالى" (QS. Al-Mujaadalah, 19)

Maka, snantiasa kita wajib berhati² terhadap hembusan bisikan² Iblis.

Ibnu Waddah رضي الله عنـه menyebutkan, "Jika usia seseorang telah mencapai usia 40 Tahun dan ia belum bertaubat kepada اَللّهُ سبحانه وتعالى, maka Iblis mengusap wajah orang itu dengan tangannya seraya berkata, 'Inilah orang yg tidak akan beruntung di Akhiratnya !"

أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظيْم وأتوبُ إليہ ‎

("Al-Qabas An-Nuur Al-Mubiin min Ihya' 'Ulumuddiin", Sayyidinal Imam Al-Mufassir wal Muhaddist Al-Musnid Al-'Allamah Sayyid Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz BSA)

~~ Yaa ‎اَللّهُ , ‎Yaa Rabb.. Selamatkanlah saudara² kami yang snantiasa membantu dalam mensyi'arkan Agama-MU dan Risalah Nabi-MU, agar ENGKAU kokohkan hatinya dari bisikan‎² Iblis terlaknat ~~

Rabu, 02 Maret 2016

Muhasabah Diri

Firman اَللّهُ سبحانه وتعالى, "Hai orang² yg beriman, jawablah seruan اَللّهُ dan Rasul apabila Rasul menyeru kalian kepada sesuatu yg memberi kehidupan kepada kalian, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya اَللّهُ membatasi antara manusia dan hatinya, dan sesungguhnya kepada-NYA lah kamu akan dikumpulkan" (QS. Al-Anfal, 8;24)

Bila kita mengingat اَللّهُ, maka اَللّهُ akan mengingat kita, memberi hidayah, dan menunjukkan kepada kita jalan menuju kesuksesan dan keselamatan.

Tetapi, jika kita melupakan اَللّهُ, maka اَللّهُ akan membuat kita lupa dari segala sesuatu yg membuat kita memperoleh petunjuk, kehidupan yang baik di dunia dan kebahagiaan abadi di akhirat.‎

Jika kita lupa dan bermaksiat kepada-NYA, maka اَللّهُ meletakkan pembatas antara hati dan diri kita, sehingga kita tidak memperoleh manfaat dari nasihat, tidak dapat melihat (kebenaran), melupakan akibat perbuatan buruk kita, memasuki tempat² kehancuran, serta snantiasa bermaksiat dan lalai kepada اَللّهُ sampai akhirnya maut menjemput kita.

Maut adalah kiamat kecil yg akan dialami oleh setiap makhluk hidup.

Setelah itu, kebahagiaan atau kesengsaraan kita ditentukan selama²nya. Oleh karena itu, bersiap‎²lah untuk menghadapi hari yg panjang, hari ketika qta berdiri di hadapan Raja Yang Maha Agung, menghadapi hisab yg maha berat.

Disana kita akan mendapati hasil perbuatan kita di dunia, dan menyesali segala yg telah kita abaikan. Namun, saat itu penyesalan tidak akan berguna, dan alasan tidak akan di dengar..!!

أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظيْم وأتوبُ إليہ 

("Majmu' Washaya", Sayyidinal Imam, Al-'Allamah, Al- Quthb, Sayyid Hasan bin Shaleh Al-Bahr Al-Jufri  رحمه الله تعالى )

Selasa, 01 Maret 2016

"Mereka" Melihat Apa Yg kita kerjakan...

Firman اَللّهُ سبحانه وتعالى, "Dan katakanlah, 'Berkaryalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang² mukmin akan melihat pekerjaanmu, dan kamu akan dikembalikan kepada (اَللّهُ) yg mengetahui akan yg ghaib dan yg nyata, lalu diberitahukannya kepadamu apa yg telah kamu kerjakan". (QS. At-Taubah, 9;105)

Ayat ini menyiratkan berita gembira bagi orang yg beramal shaleh, sekaligus ancaman bagi orang yg durhaka.

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم  bersabda, "Sesungguhnya semua amal kalian akan diperlihatkan kepada keluarga dan sanak saudara kalian yg telah meninggal.
Jika baik mereka akan bergembira dan jika buruk, mereka akan berdo'a,

'Yaa اَللّهُ.. Jangan wafatkan mereka sebelum Engkau beri petunjuk sebagaimana Engkau telah memberi kami petunjuk...!'!" (HR. Imam Ahmad dari Sahabat Anas رضي الله عنـه)

آمِيـنَ يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن
اللهم صل على سيدنا و حبيبنا و شفيعنا و قرة أعيننا و مولانا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

("Tuhfah Al-Asyraf", Sayyidinal Imam Al-'Allamah, Sayyid Muhammad bin Hadi As-Seggaf  رحمه الله تعالى )

Mukmin Tetapi Munafiq

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Orang yg bermuka dua di dunia, akan dibangkitkan pada Hari Kiamat dalam keadaan memiliki dua wajah dari Api Neraka" (HR. Ath-Thabrani)

Munafiq itu ada dua ;
Pertama, Munafiqnya orang² kafir, yaitu orang² yg menampakkan keimanan dan menyembunyikan kekufurannya.

Kedua, Munafiqnya orang² yg beriman, yaitu mereka beriman akan tetapi tidak mengamalkan tuntutan iman.

Ciri orang beriman yg memiliki sifat munafiq diantaranya adalah ia merasa berat dan bosan untuk membaca Al-Qur'an, duduk di Masjid dan sejenisnya, akan tetapi merasa nyaman untuk mengucapkan kalimat² yg tidak bermanfaat, duduk² di pasar (Mall) dan permisalannya.

Dan sifat ini hanya dapat diketahui dari dekat.

Suatu ketika seseorang berkata kepada Sayyidina Hasan Al-Bashri رضي الله عنـه (Seorang Ulama Tabi'in terkemuka), "Alhamdulillah, sifat munafiq tidak ada di zaman kita ini, ia hanya ada di zaman sahabat dan kini telah sirna"

Maka beliau رضي الله عنـه berkata, "Seandainya orang² munafiq itu punya ekor, maka kalian tidak akan dapat duduk di mana pun !". (Yakni, karena jumlah mereka terlampau banyak)

Salah satu tanda jika dirimu masih memiliki sifat munafiq adalah engkau marah jika disebut sbagai seorang munafiq, padahal manusia tidak terlepas dari sifat ini.

أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظيْم وأتوبُ إليہ

("Tatsbitul Fuad", Sayyidinal Imam Al-'Allamah Sayyid Ahmad bin Hasan bin Abdullah bin Alwi bin Muhammad bin Ahmad Al-Haddad رضي الله عنـه, Juz 2, hal 31)

Kamis, 25 Februari 2016

Mutiara Hati

​​بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
​ألحمد للّه ربّ العالمين
والصلاة والسلام علىا شرف الانبياء والمرسلين سيدنا محمد وعلىاله وصحبه اجمعين

"Yaa اَللّهُ.... Yaa Rabb... Yaa Rohman.. Yaa Rohiim... Yaa Lathiif...

Di waktu dan saat yg mustajab ini, dimana Engkau sedang "Menunggu" kami, maka saat ini kami bermunajat, memohon dan "memanggil-MU" dengan segala pengharapan dan keyakinan serta prasangka baik kami kepada-MU wahai اَللّهُ Tuhan kami...

Yaa اَللّهُ   yg kepada-Mu disampaikan keluhan..
Yaa اَللّهُ  Yang Maha Mengetahui semua yg tersembunyi dan tampak...
Yaa اَللّهُ  selain-Mu tak dimintai pertolongan...
Yaa اَللّهُ  selain-Mu tak dijadikan sandaran dalam perkara² penting...

Yaa اَللّهُ  yg kami tidak mengharapkan kebaikan kecuali dari uluran tangan-Nya...
Yaa اَللّهُ  yg sangat kasih kepada hamba²-Nya...
Yaa اَللّهُ  yg bermurah hati dan dermawan kepada setiap orang yg menuju pintu-Nya...
Yaa اَللّهُ  yg sejak dahulu memiliki kebaikan...

Wahai yg memiliki karunia agung, kasihi dan kembalikan kami ke jalan petunjuk-Mu, disertai Luthf dan 'afiyah....
Wahai yg paling kasih dari semua yg pengasih...

Yaa  اَللّهُ.... Yg telah meninggikan langit tanpa tiang, menghamparkan bumi tanpa alas, menghidupkan bumi setelah sebelumnya mati, sadarkan hati kami dari kelalaian, karunialah kami inabah yg baik, limpahkanlah rezeqi yg berlimpah dan berkah, hiasilah kami dengan ketaatan kepada-Mu, jagalah kami dari maksiat, ampunilah kami, terimalah tobat kami, sehingga ketika berjumpa dengan-Mu nanti, Engkau ridha kepada kami, wahai Yang memiliki keagungan dan kemuliaan, Yang Maha Pengasih dari semua yg berjiwa kasih...

Dan shalawat serta salam selalu tercurah kepada Sayyidina Muhammad, keluarga dan para sahabat Beliau, serta para pecinta Beliau...

Qobul hajat kami juga tetapkan rahmatmu utk kami

سُبحان ربِّك ربِّ الْعزّة عما يصفون وسلام على المرسلين و آخر دعَواهم أَن الحمد للّه ربِّ العالمين
آمِيـنَ يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن

Senin, 22 Februari 2016

Menjaga Pergaulan Untuk Keselamatan‎

Sesungguhnya seorang hamba tidak akan bermaksiat kecuali jika lalai.

Kelalaian ini dapat disebabkan karena menghadiri pertemuan² yg penuh dengan ghibah (menggunjing), namimah (adu domba), omong kosong dan sgala hal yg tercela.

Siapapun bergaul dengan orang lalai, ia akan ikut lalai. ‎Dan siapa pun bergaul dengan orang yg slalu ingat اَللّهُ, ia pun akan ingat اَللّهُ.

Dalam pergaulan dengan ahli dzikir terdapat kebaikan yg sangat banyak.
Jika mereka mengingat اَللّهُ, kita pun akan ingat kepada اَللّهُ

Dalam sbuah Hadist Qudsi, اَللّهُ Ta'ala mewahyukan, "AKU bersama hamba-KU ketika ia mengingat-KU.
Jika ia mengingat-KU dalam dirinya, AKU akan mengingatnya dalam diri-KU.
Dan jika ia mengingat-KU dalam sebuah kumpulan manusia, AKU akan mengingatnya dalam kumpulan yg lebih baik..!" (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

Barangsiapa mengingat اَللّهُ, maka اَللّهُ akan mengingatnya dengan limpahan rahmat, ridha dan ampunan.

Seorang hamba hendaknya mempersiapkan bekal untuk perjalanan akhirat, agar ketika maut datang, ia tidak menyesal. Jika seseorang meninggal, maka sesungguhnya telah tiba kiamatnya.

يــــــااللــــه بــــها يـــــــااللـــــه بــــــهايـــــااللــــه بحســــــــن الخـــــاتـــــــمة

("Tuhfah Al-Asyraf", Kalam Sayyidinal Imam Al-Allamah Al-'Arif billah, Sayyid Muhammad bin Hadi As-Seggaf رضي الله عنـه)

Sabtu, 13 Februari 2016

TAKUT KETAHUAN HAMIL, SISWI SMA MAKAN JANINNYA SENDIRI

Baru2 ini terjdi hal yg mengerikan tepatnya di desa Samarang Garut akibat pergaulan bebas, sprt yg diberitakan di koran2 edisi hari ini. Seorang gadis SMA berinisial DS (tdk disebutkan nama skolahnya) melakukan hubungan layaknya suami istri bersama pacarnya sehingga hamil. Nasi sudah menjd bubur, aborsi pun hendak dilakukan. Apa mau dikata trnyta janin yg ada didlm perutnya ckp kuat hingga obat apapun yg dipakai tdk dpt menggugurkannya. Tp pd saat kehamilan mencapai 3 bln,ktk berada di sekolah,dia mengalami pendarahan kemudian dgn alasan terjd kebocoran pd pembalut DS yg merasakan sakit pada perutnya seketika memohon izin kpada guru yg sedang mengajar utk permisi ke WC. Stlh 1 jam DS tdk kmbli ke kelas. Gurunya merasa curigadan menyusulnya ke WC dan mendptkan pntu WC terkunci dan tdk ada jwbn... Gurunya menggedor pintu terus menerus,...sementara itu, di dlm WC, janin yg di kandung DS akhrnya gugur keluar...Krn terkejut dan tkut ketahuan gurunya,DS mengambil janinnya dan MEMAKANNYA....!! Tetapi sblm janin dimakan hbs gurunya brhasil mmbuka pintu WC...Pemandangan yg cukup mengerikan, DS dgn tubuh dan baju bersimbah darah, janin yg di pegang di tangan sebgian brada di mulut...Akhirnya... Sang guru Dgn sangat berhati hati memberikan sesuatu padanya sambil berkata........"Apapun makanannya....Minumnya Teh botol Sosro atuh Neng"

"Serius amat sih bacanya..!!! Wkwkkkk...

Tentang hebatnya mengaji

Tentang hebatnya mengaji Ilmu Agama laksana air hujan menembus bumi, orang alim yang mengamalkan ilmunya laksana bumi yang subur. Orang yang...