Jumat, 24 Februari 2017

Surat cinta

Brawal dr pertengahan 2007
Pertemuan pertama kali dan setrusnya yg tdk mengenakkan, serba salah. Hingga akhirnya hrs pnya no. hpnya kr aku adalah wali dr adekku. Mulailah kenal chat lewat java, pake hp sony jadul.
Upload gmbr di fb pun klo sinyal E nya sedang baik.
Akhir 2008 memutuskan pacaran wlopun byk pertentangan disana sini. Toh aku hny blg "klo jodo mah kemana".
Banyak hal yg trjdi hingga 2010 kita lamaran.
2012 menikah, wlopun dl nya mengidamkan cowok yg tampan, tajir, baik hati, tdk sombong, rajin shodaqoh, tekun ibadah, syg ortu, syg anak istri. Wkwkwkwk...emg nya siapa aku brani mimpi ky gt.
Yaah wlopun dia tdk tampan, tp setdknya baik hati.
Yaah wlopun dia tdk tajir, tp dia tdk pnh mengatakan tidak dg apapun yg kupinta.
Yaah wlopun dia g tegas, setdknya dia g kasar.
Dia org yg sll blg aku ini cantik, wlopun blm mandi, bau kecut, banguun tdr, g pake make up.
Tidak pnh ikutan ngomel apapun yg ku keluhkan,
Tidak ikutan marah saat aku marah.
Tidak ikutan galak saat aku garang.
Mungkin kr kita sepaket, sepaket kecil lg (hihi) itunganne di jne brp y? (Maksudnya???)
2013, pnya little boy yg skrg jd our big boy, alhamdulillah. Wlopun sbnernya msh pngn berdua saja, tp rejeki g blh ditolak.
2016, dpt boy lg. Wlopun sbnrnya mengharap cewek, tp mgkn Allah memberiku yg trbaik.
Hingga saat ini 10th sdh kita kenal dan bersama, cie ciee....
Hingga aku berkata pd diriku sndri,
Seandainya bukan dia, mgkn aku tak pnh mrasa mjd wanita teristimewa.
Seandainya bukan dia, mgkn aku tak kan mencintaiku sebesar ini.
Seandainya bukan dia, mgkn akan berpaling ke yg lain yg g suka ngomel, pinter masak, g suka ngeluh.
Seandainya bukan dia, mgkn uang jajanne anakku hbs buat beli rokok.
Seandainya bukan dia, mgkn aku bukan yg pertama dan yg terakhir.

Bukan cinta lg spt zaman dl yg ada, tp kesetiaan, ksh syg akan sll ada di keluarga kcl kami.

Mgkn kau bkn yg teristimewa, tp kau lah satu2nya.

Kamis, 23 Februari 2017

Malam Jumat

Meski hanya guyonan ���� tapi ini mengandung pesan.

Suatu hari saat anak2 mengikuti pelajaran agama di kelas...!

Ustazah : "Siapa yg tahu do'a masuk WC...? Angkat tangan...!"

Lia : "Saya ustazah...."

Ustazah : "Ok Lia, ayo baca...!"

Lia : "Allahumma Inni A'uu dzubika minal khubutsi wal khobaiz"

Ustazah : "Wah bagus sekali Lia..., Siapa yg ajari kamu...?"

Lia : "Ummi..., di rumah, ummi tempel dekat pintu kamar mandi. Tiap hari ummi baca...."

Ustazah : "Bagus..., Pantas Lia hafal do'a itu...."

Ustazah : "Kalau Do'a hendak bercermin siapa yg tahu...?

Kali ini Jupri yg tunjuk tangan..., Dengan lantang dia lalu membaca : "Allahumma Kamma Hassanta Khalqii Fahassin Khuluqii"

Ustazah : "Betul sekali..., Hebat kamu..., Jupri....

Jupri : "Kakak saya yg tempel dekat cermin, tiap2 pagi jika sisir rambut kakak pasti baca...."

Ustazah : "Wahh, Hebat2..., Baiklah, Siapa yg tahu do'a mau tidur...?"

Obie : "Saya, ustazah...!"

Ustazah : "Waaah, Obie kamu bisa...!?, Oke Obie, bacakan...."

Obie : "Bismillahi Allaahumma Jannibnaas syaithaana wa Jannibis syaithaana maa razaqtanaa...."

Ustazah : ??!!! (Dalam hati ustazah berkata, kok do'a sebelum berhubungan intim dengan suami/isteri...!?)

Obie : "Do'a Yg ini ayah saya yg tempel dekat tempat tidur..., Tiap malam ayah saya selalu membacanya...!"

Ustazah : "..!!??..., Haaaaahhhhh..., tiap malam...!" sambil tepok jidat....

Obie : "Malahan semalam di baca 3 sampai 5 kali...!". 

Ustazah : "Apaaaa..., 3 sampai 5 kali...!, masyaallah..., luarbiasa ayahmu Obie...!!! ����"

Pelajaran untuk para bapak..., doanya diHAFAL yaaaa..., jangan ditempel...!!! ��������������

Seperti pesan di kemasan obat..., jauhkan dari jangkauan anak2✌✌����
Selamat berbahagia selalu dilancarkan segala urusan nya oleh Allah SWT...
آمِّيْنَ آمِّيْنَ آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ َ
Selamat menikmati malam jumat....��������

Selasa, 14 Februari 2017

Hukum Merayakan Valentin

�� بغية المسترشــــــــــــدين
(مسألة : ي) : حاصل ما ذكره العلماء في التزيي بزي الكفار أنه إما أن يتزيا بزيهم ميلاً إلى دينهم وقاصداً التشبه بهم في شعائر الكفر ، أو يمشي معهم إلى متعبداتهم فيكفر بذلك فيهما ، وإما أن لا يقصد كذلك بل يقصد التشبه بهم في شعائر العيد أو التوصل إلى معاملة جائزة معهم فيأثم ، وإما أن يتفق له من غير قصد فيكره كشد الرداء في الصلاة.

�� فتاوى ابن حجر الهيتمي
فالحاصل أنه إن فعل ذلك بقصد التشبه بهم في شعار الكفر كفر قطعاً أو في شعار العيد مع قطع النظر عن الكفر لم يكفر، ولكنه يأثم وإن لم يقصد التشبه بهم أصلاً ورأساً فلا شيء عليه.
Kesimpulannya:
1. Jika melakukan hal tersebut memang suka pada agama mereka,  bermaksud tasyabbuh/menyerupai org kafir dalam acara yg menjadi tanda kekufuran mereka maka kafir.

2. Atau dalam acara yg menjadi salah satu hari raya mareka tanpa menghiraukan kekufuran mereka maka Haram.

3. Jika tidak bermaksud apa-apa, bertepatan saja dg acara mereka maka hukumnya Makruh, dan menurut Ibnu Hajar tidak apa-apa.

Islam, Iman, dan Ihsan


*Islam, Imam, dan Ihsan*

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَيْضاً قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيْدُ بَيَاضِ الثِّيَابِ شَدِيْدُ سَوَادِ الشَّعْرِ، لاَ يُرَى عَلَيْهِ أَثَرُ السَّفَرِ، وَلاَ يَعْرِفُهُ مِنَّا أَحَدٌ، حَتَّى جَلَسَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأَسْنَدَ رُكْبَتَيْهِ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَوَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى فَخِذَيْهِ وَقَالَ: يَا مُحَمَّد أَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِسْلاَمِ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : اْلإِسِلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكاَةَ وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً قَالَ : صَدَقْتَ، فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ، قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِيْمَانِ قَالَ : أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ. قَالَ صَدَقْتَ، قَالَ فَأَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِحْسَانِ، قَالَ: أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ . قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ السَّاعَةِ، قَالَ: مَا الْمَسْؤُوْلُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ. قَالَ فَأَخْبِرْنِي عَنْ أَمَارَاتِهَا، قَالَ أَنْ تَلِدَ اْلأَمَةُ رَبَّتَهَا وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُوْنَ فِي الْبُنْيَانِ، ثُمَّ انْطَلَقَ فَلَبِثْتُ مَلِيًّا، ثُمَّ قَالَ : يَا عُمَرَ أَتَدْرِي مَنِ السَّائِلِ ؟ قُلْتُ : اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَعْلَمَ . قَالَ فَإِنَّهُ جِبْرِيْلُ أَتـَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِيْنَكُمْ . رواه مسلم

Dari Umar radhiallahuanhu juga dia berkata: *Ketika kami duduk-duduk disisi Rasulullah SAW suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang mengenakan baju yang sangat putih dan berambut sangat hitam, tidak tampak padanya bekas-bekas perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Hingga kemudian dia duduk dihadapan Nabi lalu menempelkan kedua lututnya kepada kepada lututnya (Rasulullah SAW ) seraya berkata: “Ya Muhammad, beritahukan aku tentang Islam ?”, maka bersabdalah Rasulullah SAW: “Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada ilah (tuhan yang disembah) selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji jika mampu“, kemudian dia berkata: “Anda benar“. Kami semua heran, dia yang bertanya dia pula yang membenarkan. Kemudian dia bertanya lagi: “Beritahukan aku tentang Iman“. Lalu beliau bersabda: “Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk“, kemudian dia berkata: “Anda benar“. Kemudian dia berkata lagi: “Beritahukan aku tentang ihsan“. Lalu beliau bersabda: “Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatnya, jika engkau tidak melihatnya maka Dia melihat engkau” . Kemudian dia berkata: “Beritahukan aku tentang hari kiamat (kapan kejadiannya)”. Beliau bersabda: “Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya“. Dia berkata: “Beritahukan aku tentang tanda-tandanya“, beliau bersabda: “Jika seorang hamba melahirkan tuannya dan jika engkau melihat seorang bertelanjang kaki dan dada, miskin dan penggembala domba, (kemudian) berlomba-lomba meninggikan bangunannya“, kemudian orang itu berlalu dan aku berdiam sebentar. Kemudian beliau (Rasulullah) bertanya: “Tahukah engkau siapa yang bertanya ?”. aku berkata: “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui“. Beliau bersabda: “Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian (bermaksud) mengajarkan agama kalian“.* (Riwayat Muslim)

Catatan :
*• Hadits ini merupakan hadits yang sangat dalam maknanya, karena didalamnya terdapat pokok-pokok ajaran Islam, yaitu Iman, Islam dan Ihsan.*

*• Hadits ini mengandung makna yang sangat agung karena berasal dari dua makhluk Allah yang terpercaya, yaitu: Amiinussamaa’ (kepercayaan makhluk di langit/Jibril) dan Amiinul Ardh (kepercayaan makhluk di bumi/ Rasulullah SAW)*

Pelajaran yang terdapat dalam hadits :

*1. Disunnahkan untuk memperhatikan kondisi pakaian, penampilan dan kebersihan, khususnya jika menghadapi ulama, orang-orang mulia dan penguasa.*

*2. Siapa yang menghadiri majlis ilmu dan menangkap bahwa orang–orang yang hadir butuh untuk mengetahui suatu masalah dan tidak ada seorangpun yang bertanya, maka wajib baginya bertanya tentang hal tersebut meskipun dia mengetahuinya agar peserta yang hadir dapat mengambil manfaat darinya.*

*3. Jika seseorang yang ditanya tentang sesuatu maka tidak ada cela baginya untuk berkata: “Saya tidak tahu“, dan hal tersebut tidak mengurangi kedudukannya.*

*4. Kemungkinan malaikat tampil dalam wujud manusia.*

*5. Termasuk tanda hari kiamat adalah banyaknya pembangkangan terhadap kedua orang tua. Sehingga anak-anak memperlakukan kedua orang tuanya sebagaimana seorang tuan memperlakukan hambanya.*

*6. Tidak disukainya mendirikan bangunan yang tinggi dan membaguskannya sepanjang tidak ada kebutuhan.*

*7. Didalamnya terdapat dalil bahwa perkara ghaib tidak ada yang mengetahuinya selain Allah ta’ala.*

*8. Didalamnya terdapat keterangan tentang adab dan cara duduk dalam majlis ilmu.*

Tema hadits yang berkaitan dengan Al-Quran :

*1. Iman*

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

*Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali".* [Surat Al-Baqara : 285]

*2. Islam*

بَلَىٰ مَنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَلَهُ أَجْرُهُ عِنْدَ رَبِّهِ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

*(Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.* [Surat Al-Baqara : 112]

*3. Ihsan*

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًا

*Sesunggunya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik.* [Surat Al-Kahf : 30]

*4. Hari akhir*

وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَنْ فِي الْقُبُورِ

*dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.* [Surat Al-Hajj : 7]

*5. Ilmu ghaib hanya Allah yang mengetahui*

قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَا أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ ۚ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ ۚ أَفَلَا تَتَفَكَّرُونَ

Katakanlah: *Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)?"* [Surat Al-Anaam : 50]

*6. Belajar & mengajarkan Islam:*

وَمَا أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ إِلَّا رِجَالًا نُوحِي إِلَيْهِمْ ۖ فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

*Kami tiada mengutus rasul rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui.* [Surat Al-Anbiya : 7]

Prospek yg pingin usaha kuliner KULIT PISANG...

khusus kanggo ibu2... semoga bermanfaat.. Kulit gedang daripada dibuang eman², mendingan digawe cemilan

Carane :
SIAPNO BAHAN-BAHANE :
~ Kulit pisang jenis opo wae (luwih apik sing wis mateng, warna kuning) nggo nambah cita rasa    
~ Banyu kapur (enjet)
~ Jeruk nipis
~ 150 gram tepung terigu
~ 50 gram tepung sagu
~ 2 butir telur ayam
~ Gula pasir
~ uyah se-cukupe

CARA NGGAWENE :
~ Kulit pisang dikum karo banyu kapur nganti 2,5 jam
~ junjung terus ditirisna (di-tus ben kisat karo diangin-angino)
~ Tetesi banyu jeruk nipis ben aromane wangi

CAMPURNO:
~ Tepung terigu
~ Tepung sagu
~ Gula pasir
~ uyah
~ ndog pitik
~ Di-udek nganti roto
~ Cemplungno kulit pisang nang njero adonan... goreng nganti mateng

PENYAJIAN :
Nek wis mateng, dibuang wae soale ora enak blas nek dipangan!!!
Koyo kurang panganan wae, wong kulit gedang koq dipangan !!!
Ngirit...ya  ngirit, ning ya ojo koyo kuwi...
kurang gawean...
ndesooo....!!!

Ojo protes...
Tanggokuu wis njajal pancen ora enak.... BLASSSS```

Do'aku

Ya Allah, Panjangkanlah Umur Ibu Bapakku, percepatlah suksesku. Aku ingin bahagia bersamanya

Kamis, 09 Februari 2017

Melangkah lebih baik

Hidup itu bukan sekedar bermain. Berfikirlah dua  kali dalam berbuat. Sertakan sholawat dan wudhu dalam langkahmu.

Fikiran yang mantab disertai kejujuran dan keikhlasan akan membuatmu melangkah kedepan lebih baik

Jumat, 03 Februari 2017

Untaian do'a

��❤ *_اللَّهُمَّ_*
اشْغَلْ قُلُوبَنَا بِحُبِّكَ وَأَلْسِنَتَنَا بِذِكْرِكَ، وَأَبْدَانِنَا بِطَاعَتِكَ، وَعُقُولَنَا بِالتَّفَكُّرِ فِي خَلْقِكَ وَالتَّفَقُّهَ فِي دِينِكَ

��❤ *_اللَّهُمّ_*َ
اشْفِ مَرْضَانَا، وَارْحَمْ مَوْتَانَا، وعَافِ مُبْتَلاَنَاْ، وَفُكَّ أَسْرَانَا،

��❤ *_اللَّهُم_*َّ
أَطْعِمْنَا مِنْ جُوعٍ، وَآمِنَّا مِنْ خَوْفٍ، وَقَوِّنَا مِنْ ضَعْفٍ، وَعَلِّمْنَا مِنْ جَهَالَةٍ، وَأَنْقِذْنَا مِنْ ضَلاَلَةٍ.

��❤ *_اللَّهُمَّ_*
اخْتِمْ بِالصَّالِحَاتِ أَعْمَالَنَا وَبِالسَّعَادَةِ آجَالَنَا، وَبَلِّغْنَا فيما يُرْضِـيكَ آمَالَنَا

   *_اللهم آمــــــــــين_*

        *جمعه مباركة_*

Falsafah Kopi

KOPI iku tegese ( kopyor Pikirane),
mulo kopi iku rasane PAIT.
Nanging sak pait-paite kopi ..isih iso d gawe LEGI(Legowo neng ati)

carane kudu d tambahi GULO(Gulangane Roso) sing asale soko TEBU (anteb ning kalbu),

banjur d wadahi CANGKIR (nyancangne pikir). Trs di siram WEDANG (wejangansing marahi Padang) ojo lali d UDHEG (usahane ojo nganti mandeg) anggone nek ngudeg nganggo SENDOK(sendeknomarang sing nduwe kautamaan)

njur d enteneni ben rodo ADEM( atine ben adem), bar kui d ombe SERUPUT (Sedoyo Rubedo bakal luput).

Meniko falsafah KOPI mugo saget nambah wawasan dulur sedoyo..Matur suwun...monggo ngopi.

Berbagai Cara Mendekatkan Diri Kepada-Nya

Banyak cara manusia untuk mendekatkan diri kepada-Nya, yaitu diantaranya ;

- Orang yg berharta, hendaknya banyak berderma dan bersedekah di jalan-Nya.
- Orang yg berilmu, hendaknya mencurahkan semua tenaganya untuk mengajar.
- Orang yg mempunyai kedudukan hendaknya berusaha mendamaikan orang² yg bermusuhan dan menolong orang² yg di dzalimi.

- Orang yg berdagang dan menekuni pekerjaan lainnya, hendaknya jujur kepada kaum muslimin dan melakukan pekerjaannya dengan sempurna

Firman اَللّهُ سبحانه وتعالى, "Hendaknya orang yg mampu, memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yg disempitkan resekinya, hendaknya memberi nafkah dari harta yg diberikan اَللّهُ kepadanya. اَللّهُ tidak memikulkan beban kepada seseorang, melainkan (sekedar) apa yg اَللّهُ berikan kepadanya. اَللّهُ kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan" (QS. Ath-Thalaq, 65;7)

Sesungguhnya اَللّهُ سبحانه وتعالى telah memerintahkan untuk bertaqwa kepada-Nya sesuai dengan pekerjaannya.

Di dunia ini, manusia harus memiliki 4 sifat ;
1. Sabar terhadap apa yg dibenci dan disukai.
2. Melayani dengan baik dan menyenangkan hati orang yg baik maupun jahat (yg tidak melanggar syariat)
3. Memiliki akal yg dapat membedakan segala sesuatu.
4. Memiliki niat saleh dalam semua hal agar tercapai keinginannya.

Akhlak

حسن الادب في الظاهر عنوان حسن الادب في الباطن..
Keindahan adab/akhlaq dhohir kepada manusia itu tanda baiknya adab secara bathin(kepada Alloh swt)

Tentang hebatnya mengaji

Tentang hebatnya mengaji Ilmu Agama laksana air hujan menembus bumi, orang alim yang mengamalkan ilmunya laksana bumi yang subur. Orang yang...