Selasa, 01 Maret 2016

Mukmin Tetapi Munafiq

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Orang yg bermuka dua di dunia, akan dibangkitkan pada Hari Kiamat dalam keadaan memiliki dua wajah dari Api Neraka" (HR. Ath-Thabrani)

Munafiq itu ada dua ;
Pertama, Munafiqnya orang² kafir, yaitu orang² yg menampakkan keimanan dan menyembunyikan kekufurannya.

Kedua, Munafiqnya orang² yg beriman, yaitu mereka beriman akan tetapi tidak mengamalkan tuntutan iman.

Ciri orang beriman yg memiliki sifat munafiq diantaranya adalah ia merasa berat dan bosan untuk membaca Al-Qur'an, duduk di Masjid dan sejenisnya, akan tetapi merasa nyaman untuk mengucapkan kalimat² yg tidak bermanfaat, duduk² di pasar (Mall) dan permisalannya.

Dan sifat ini hanya dapat diketahui dari dekat.

Suatu ketika seseorang berkata kepada Sayyidina Hasan Al-Bashri رضي الله عنـه (Seorang Ulama Tabi'in terkemuka), "Alhamdulillah, sifat munafiq tidak ada di zaman kita ini, ia hanya ada di zaman sahabat dan kini telah sirna"

Maka beliau رضي الله عنـه berkata, "Seandainya orang² munafiq itu punya ekor, maka kalian tidak akan dapat duduk di mana pun !". (Yakni, karena jumlah mereka terlampau banyak)

Salah satu tanda jika dirimu masih memiliki sifat munafiq adalah engkau marah jika disebut sbagai seorang munafiq, padahal manusia tidak terlepas dari sifat ini.

أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظيْم وأتوبُ إليہ

("Tatsbitul Fuad", Sayyidinal Imam Al-'Allamah Sayyid Ahmad bin Hasan bin Abdullah bin Alwi bin Muhammad bin Ahmad Al-Haddad رضي الله عنـه, Juz 2, hal 31)

Kamis, 25 Februari 2016

Mutiara Hati

​​بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
​ألحمد للّه ربّ العالمين
والصلاة والسلام علىا شرف الانبياء والمرسلين سيدنا محمد وعلىاله وصحبه اجمعين

"Yaa اَللّهُ.... Yaa Rabb... Yaa Rohman.. Yaa Rohiim... Yaa Lathiif...

Di waktu dan saat yg mustajab ini, dimana Engkau sedang "Menunggu" kami, maka saat ini kami bermunajat, memohon dan "memanggil-MU" dengan segala pengharapan dan keyakinan serta prasangka baik kami kepada-MU wahai اَللّهُ Tuhan kami...

Yaa اَللّهُ   yg kepada-Mu disampaikan keluhan..
Yaa اَللّهُ  Yang Maha Mengetahui semua yg tersembunyi dan tampak...
Yaa اَللّهُ  selain-Mu tak dimintai pertolongan...
Yaa اَللّهُ  selain-Mu tak dijadikan sandaran dalam perkara² penting...

Yaa اَللّهُ  yg kami tidak mengharapkan kebaikan kecuali dari uluran tangan-Nya...
Yaa اَللّهُ  yg sangat kasih kepada hamba²-Nya...
Yaa اَللّهُ  yg bermurah hati dan dermawan kepada setiap orang yg menuju pintu-Nya...
Yaa اَللّهُ  yg sejak dahulu memiliki kebaikan...

Wahai yg memiliki karunia agung, kasihi dan kembalikan kami ke jalan petunjuk-Mu, disertai Luthf dan 'afiyah....
Wahai yg paling kasih dari semua yg pengasih...

Yaa  اَللّهُ.... Yg telah meninggikan langit tanpa tiang, menghamparkan bumi tanpa alas, menghidupkan bumi setelah sebelumnya mati, sadarkan hati kami dari kelalaian, karunialah kami inabah yg baik, limpahkanlah rezeqi yg berlimpah dan berkah, hiasilah kami dengan ketaatan kepada-Mu, jagalah kami dari maksiat, ampunilah kami, terimalah tobat kami, sehingga ketika berjumpa dengan-Mu nanti, Engkau ridha kepada kami, wahai Yang memiliki keagungan dan kemuliaan, Yang Maha Pengasih dari semua yg berjiwa kasih...

Dan shalawat serta salam selalu tercurah kepada Sayyidina Muhammad, keluarga dan para sahabat Beliau, serta para pecinta Beliau...

Qobul hajat kami juga tetapkan rahmatmu utk kami

سُبحان ربِّك ربِّ الْعزّة عما يصفون وسلام على المرسلين و آخر دعَواهم أَن الحمد للّه ربِّ العالمين
آمِيـنَ يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن

Senin, 22 Februari 2016

Menjaga Pergaulan Untuk Keselamatan‎

Sesungguhnya seorang hamba tidak akan bermaksiat kecuali jika lalai.

Kelalaian ini dapat disebabkan karena menghadiri pertemuan² yg penuh dengan ghibah (menggunjing), namimah (adu domba), omong kosong dan sgala hal yg tercela.

Siapapun bergaul dengan orang lalai, ia akan ikut lalai. ‎Dan siapa pun bergaul dengan orang yg slalu ingat اَللّهُ, ia pun akan ingat اَللّهُ.

Dalam pergaulan dengan ahli dzikir terdapat kebaikan yg sangat banyak.
Jika mereka mengingat اَللّهُ, kita pun akan ingat kepada اَللّهُ

Dalam sbuah Hadist Qudsi, اَللّهُ Ta'ala mewahyukan, "AKU bersama hamba-KU ketika ia mengingat-KU.
Jika ia mengingat-KU dalam dirinya, AKU akan mengingatnya dalam diri-KU.
Dan jika ia mengingat-KU dalam sebuah kumpulan manusia, AKU akan mengingatnya dalam kumpulan yg lebih baik..!" (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

Barangsiapa mengingat اَللّهُ, maka اَللّهُ akan mengingatnya dengan limpahan rahmat, ridha dan ampunan.

Seorang hamba hendaknya mempersiapkan bekal untuk perjalanan akhirat, agar ketika maut datang, ia tidak menyesal. Jika seseorang meninggal, maka sesungguhnya telah tiba kiamatnya.

يــــــااللــــه بــــها يـــــــااللـــــه بــــــهايـــــااللــــه بحســــــــن الخـــــاتـــــــمة

("Tuhfah Al-Asyraf", Kalam Sayyidinal Imam Al-Allamah Al-'Arif billah, Sayyid Muhammad bin Hadi As-Seggaf رضي الله عنـه)

Sabtu, 13 Februari 2016

TAKUT KETAHUAN HAMIL, SISWI SMA MAKAN JANINNYA SENDIRI

Baru2 ini terjdi hal yg mengerikan tepatnya di desa Samarang Garut akibat pergaulan bebas, sprt yg diberitakan di koran2 edisi hari ini. Seorang gadis SMA berinisial DS (tdk disebutkan nama skolahnya) melakukan hubungan layaknya suami istri bersama pacarnya sehingga hamil. Nasi sudah menjd bubur, aborsi pun hendak dilakukan. Apa mau dikata trnyta janin yg ada didlm perutnya ckp kuat hingga obat apapun yg dipakai tdk dpt menggugurkannya. Tp pd saat kehamilan mencapai 3 bln,ktk berada di sekolah,dia mengalami pendarahan kemudian dgn alasan terjd kebocoran pd pembalut DS yg merasakan sakit pada perutnya seketika memohon izin kpada guru yg sedang mengajar utk permisi ke WC. Stlh 1 jam DS tdk kmbli ke kelas. Gurunya merasa curigadan menyusulnya ke WC dan mendptkan pntu WC terkunci dan tdk ada jwbn... Gurunya menggedor pintu terus menerus,...sementara itu, di dlm WC, janin yg di kandung DS akhrnya gugur keluar...Krn terkejut dan tkut ketahuan gurunya,DS mengambil janinnya dan MEMAKANNYA....!! Tetapi sblm janin dimakan hbs gurunya brhasil mmbuka pintu WC...Pemandangan yg cukup mengerikan, DS dgn tubuh dan baju bersimbah darah, janin yg di pegang di tangan sebgian brada di mulut...Akhirnya... Sang guru Dgn sangat berhati hati memberikan sesuatu padanya sambil berkata........"Apapun makanannya....Minumnya Teh botol Sosro atuh Neng"

"Serius amat sih bacanya..!!! Wkwkkkk...

Minggu, 31 Januari 2016

Bersungguh²lah Dalam Berkarya dan Beramal

Al-Imam Al-'Allamah Al-Quthb, Sayyid Ahmad bin Hasan Al-Atthos  رحمه الله تعالى  dalam Nasehatnya berkata,

"Barangsiapa mengerjakan segala sesuatu dengan sempurna, maka اَللّهُ akan menyempurnakan urusannya.

Dan barangsiapa mengerjakan segala sesuatu sembarangan, maka اَللّهُ pun akan mengabaikan urusannya.

Dalam sbuah Hadist disebutkan, "Sesungguhnya jika ada seorang hamba mengerjakan sebuah amal, اَللّهُ senang jika ia mengerjakannya secara sempurna !" (HR. Abu Ya'la)

Firman اَللّهُ سبحانه وتعالى, "Perbuatan اَللّهُ yg menyempurnakan segala sesuatu" (QS. An-Naml, 27;88)"

صَدَقَ اللَّهُ الْعَظِيْمُ وَصَدَقَ رَسُوْلُهُ النَّبِيُّ الكَرِيْمُ وَنَحْنُ عَلىَ ذَالكَ مِنَ الشّاهِدِيْنَ وَالشَّاكِرِيْنَ

('Uqudul Almas bi Manaqibil Sayyid Ahmad bin Hasan Al- Atthos", Al-'Allamah Sayyid Alwi bin Thohir Al-Haddad رضي الله عنـه

Rabu, 27 Januari 2016

Mulyakanlah Orang Tua dan Orang Alim

Firman اَللّهُ سبحانه وتعالى, "Niscaya اَللّهُ akan meninggikan orang² yg beriman diantara kalian dan orang² yg diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat" (Al-Mujadilah, 11)

Maka menjadi kewajiban kita, wahai saudaraku, untuk mengagungkan orang yg berilmu dan memberikan hak mereka bagaimanapun keadaan mereka.

Karena mereka merupakan pengemban syariah yg suci, para penyeru ke jalan اَللّهُ, orang² yg memerintahkan kebajikan, dan yg mencegah kemungkaran..

Maka merekalah yg diikuti dan cahaya mereka yg dijadikan petunjuk.

Al-Qur'an Al-Karim menunjukkan kemuliaan dan keutamaan mereka..
Dan Hadist Nabi صلى الله عليه وآله وسلم menyatakan ketinggian kedudukan mereka..

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Tidak termasuk umatku, orang yg tidak menghormati yg lebih tua diantara kita, tidak menyayangi orang yg lebih muda diantara kita, dan tidak mengetahui hak orang yg alim diantara kita..."
(HR. Ahmad dan Ath-Thabrani, dari Sahabat Ubadah bin Ash-Shamit رضي الله عنـه)

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم juga bersabda, "Jadilah engkau seorang alim, seorang yg mempelajari ilmu, seorang yg mendengarkan ilmu, atau orang yg mencintai ilmu. Dan jangan menjadi orang yg kelima niscaya engkau akan binasa....!"
(HR. Baihaqi, Bazzar dan Ath-Thabrani, dari Sahabat Abu Bakrah رضي الله عنـه)

مـاشــاءاللـــــه لاقـــــوةالابااللــــــــه

("Al-Manhaj As-Sawiy, Syarh Ushul Thariqah As-Sadah Al Ba 'Alawi", Sayyidinal Imam Al-'Allamah Sayyid Zain bin Ibrahim Bin Sumaith)

Minggu, 24 Januari 2016

Anjuran Banyak Mengingat Mati

Banyak Mengingat Kematian Itu Baik Dan Di Anjurkan,Karena Menghasilkan Manfaat Dan Faedah. Juga Juhud Mengenai Kenikmatan Dunia,Puas Dengan Pemberian Yang Cukup Menyukai Akhirat Dan bekal Dengan Amal² Baik

Ketika Nabi  صلى الله عليه وآله وسلم itanya Tentang Siapakah Orang² Yang Cerdas Itu.?
Beliau   صلى الله عليه وآله وسلم :Menjawab: "Yang Terbanyak Mengingat Kematian Di Antara Mereka Dan Yang Terbaik Persiapannya Di Antara Mereka Untuk Menghadapinya..Mereka Itulah Orang² Yang Cerdas,.Mereka Pergi Membawa Kemuliaan Dunia Dan Kenikmatan Akhirat" 

Sayyidah  Aisyah RHH Berkata Kepada Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم :"Yaa rasulullah. Kita Semua Tidak Suka Mati;Nabi  صلى الله عليه وآله وسلم .Menjawab: Sesungguhnya Orang Mu'min Itu Apabila. Datang Kepadaanya Kematian...Ia(Mu'min)Akan Dikabari(Mala'ikat)Akan Mendapat Rahmat اَللّهُ ,Maka Ia Suka Berjumpa Dengan اَللّهُ ,Dan اَللّهُ Suka Berjumpa Dengannya."
مـاشــاءاللـــــه
Al-imam  AL-Haddad رضي الله عنـه Menjelaskan:
Mengingat Kematian Bukan Hanya Mengucapkan Mati Mati Mati,Tapi Harus Direnungkan Dlm Hatinya Dan Menghadirkannya Ketika Kematian Penuh Kengerian Sakarat Yg Menyakitkan Dan Akan Di Adili Semua Amal². Kita Urusan² Kita Di Hadapan اَللّهُ سبحانه وتعالى . 

Berfirman اَللّهُ سبحانه وتعالى (Ingatlah) hari (yang di Waktu itu) اَللّهُ Mengumpulkan Kamu Dari Pengumpulan (untuk dihisab),Itulah Hari (Waktu Itu) Di Tampakkan Kesalahan Kesalahan" ( At-Tahaabun:9)

Ssungguhnya Modal Yg Bs Gunakan Tuk Membeli Kebahagiann Yang ABADI. Dari اَللّهُ adalah umur ini .jangan sampai kesedihan dan penyesalan menjadi lama dan besar kelak di akhirat.berbuat amal baik sepuasnya dng ikhlas sampai hayat dan iklas mengharapkan ridho dan rahmat اَللّهُ سبحانه وتعالى

رَبِّ فَانْفَعْنَا بِبَرْكَتِهِمْ ... وَاهْدِنَا الْحُسْنَى بِحُرْمَتهِم

(An-nasha- Ad-Diniyyah Wal Washaaya. Al -imaaniyyah. AL-Imamul quttub Sayyidinaal habib Abdullah bin Alwi Al-haddad رضي الله عنـه )

Sabtu, 23 Januari 2016

Berhati²lah Dengan Sifat Sombong

Dunia terlalu rendah untuk disombongkan. Apabila sesorang menyombongkan kekayaan, coba bandingkan dengan Fir'aun, Hamman, dan Qarun.
Mereka lebih banyak hartanya.
Apakah mereka panutan dan contoh ???

أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظيْم وأتوبُ إليہ

Atau, apakah kita senang andaikan nanti dibangkitkan bersama mereka ditempat yg hina di akhirat, seperti disebutkan oleh اَللّهُ سبحانه وتعالى ???

نَعُوْذُ بِاللّهِ مِن ذلك

Firman اَللّهُ سبحانه وتعالى , "Sesungguhnya اَللّهُ tidak menyukai orang² yg sombong" (QS. Al-Nahl, 16;23)

Kejayaan yg hakiki bukan kehidupan dunia. Kejayaan yg hakiki adalah sebagaimana yg disebutkan oleh Al-Qur'an, "Padahal kejayaan itu hanyalah bagi اَللّهُ, bagi Rasul-Nya dan bagi orang² mukmin" (QS. Al-Munafiqun, 63:8)

Dan Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم pun bersabda, "Kehidupan dunia adalah bagaikan penjara bagi seorang mukmin dan sebagai surga bagi orang kafir" (HR. Muslim)

Terkadang kesombongan muncul dari ibadah, ilmu, atau urusan² agama lainnya.
Orang yg sombong dengan hal ini, hendaklah tau bahwa kesombongannya dapat menjadikan derajatnya terpuruk.

Selain itu agama, ketaatan, dan ibadahnya akan hancur.
Dirinya akan terjerumus pada kehinaan di dunia dan akhirat.

Kesombongan juga muncul dari dalam hati, yg muncul karena merasa lebih mulia dan lebih baik dari orang lain.
Terkadang pula gengsi, ego yg berlebihan dan keinginan untuk memperlihatkan kelebihan diri kepada orang lain pula, bagian dari kesombongan itu sendiri.

أسْتَغْفِرُ اللّهَ الْعَظيْم وأتوبُ إليہ

"Yaa اَللّهُ.. Kami tenggelam dalam kenikmatan dari-Mu, tapi kami juga tenggelam dalam dosa² kami.. Kami mengucap syukur atas segala nikmat dari-Mu dan memohon ampun atas dosa² kami"

آمِيـنَ يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْن

(Nasehat dan Do'a Sayyidinal Imam Al-'Allamah Al-Quthb, Sayyid Ali bin Muhammad Al-Habsyi  رحمه الله تعالى  "Mu'allif Simtud Durrar")

Kamis, 21 Januari 2016

Jaminan Para Malaikat atas Shalawat

Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم telah bersabda bahwa, "Malakiat Jibril AS, Mikail AS, Israfil AS dan Izrail AS telah berkata kepadaku ;

Jibril AS berkata, 'Wahai Rasulullah, barangsiapa yg membaca Shalawat kepadamu tiap² hari sebanyak 10 Kali, maka akan saya bimbing tanggannya dan akan saya bawa dia melintasi titian Shirotol Musthaqim (Lebarnya seperti rambut dibelah 7, tajamnya seperti 70 pedang, dalamnya perjalanan 500 Tahun) seperti kilat yg menyambar !"

Berkata pula Mikail AS, "Mereka yg bershalawat kepadamu, akan aku beri mereka minum dari telagamu (Telaga Haudh) !"

Berkata pula Israfil AS, "Mereka yg bersholawat kepadamu, aku akan sujud kepada اَللّهُ سبحانه وتعالى dan aku tidak akan mengangkat kepalaku sehingga اَللّهُ سبحانه وتعالى mengampuni orang itu !"

Dan Malaikat Izrail AS pula berkata, "Bagi mereka yg bersholawat kepadamu, akan aku cabut ruh mereka itu dengan selembut²nya, seperti aku mencabut ruh para Nabi² !"

اللهم صل على سيدنا و حبيبنا و شفيعنا و قرة أعيننا و مولانا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

Lihatlah kemuliaan Shalawat, para Malaikat memberikan jaminan masing² untuk orang² yg bersholawat kepada Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم !

Rasulullah bersabda, "Barangsiapa bershalawat kepadaku di hari Jum'at, maka shalawat tersebut akan menjadi syafaat baginya kelak di hari Kiamat"
(HR. Dailami dari Sayyidah 'Aisyah رضي الله عنـها)

Diriwayatkan dari Sahabat Abu Hurairah رضي الله عنـه, "Jika telah tiba hari kamis, maka اَللّهُ mengutus Malaikat yg bersamanya buku² yg terbuat dari perak dan pena² yg terbuat dari emas untuk mencatat manusia yg banyak bershalawat kepada Nabi صلى الله عليه وآله وسلم pada hari kamis dan malam Jum'at"

صــــــــلوا علــــــــى سيـــــدنا محمــــــد
يَانَبِيُ سَلَامُ عَلَيْكَ .... يَارَسُوْلُ سَلَامُ عَلَيْكَ .... يَاحَبِيْبُ سَلَامُ عَلَيْكَ ....صَلَوَاتُ اللّهُ عَلَيْكَ

Selasa, 19 Januari 2016

Dari yg Fana, Menuju yg Abadi

Sayyidinal Imam Al-'Allamah Al-Quthb Al-Arifbillah, Sayyid Ali bin Muhammad Al-Habsyi  رحمه الله تعالى  telah berkata :

"Janganlah kau putuskan kehadiranmu di tempat² yg baik karena alasan kesibukan dunia. Hati²lah, karena itu merupakan tipu daya iblis.

Hadirkanlah اَللّهُ سبحانه وتعالى ketika sendirian. Sembahlah DIA, seakan melihat-Nya dan jika tidak melihat-Nya, sesungguhnya DIA melihatmu !

Tutuplah mata dari perhiasan dunia dan segala kenikmatan fana yg dimiliki budak²nya serta kenikmatan yg akan terputus. Sesungguhnya semuanya seperti kau saksikan, bahwa dunia ini cepat berpindah dan dekat kefanaannya.

Orang yg lalai mengira bahwa dirinya mencapai kelezatan dunia tanpa mengetahui bahwa sebenarnya kemanisan dunia bercampur dengan kepahitannya.

Sedangkan kehidupan indah yg sebenarnya adalah berpaling dari dunia, kemudian masuk ke hadirat Yang Maha Kaya dengan sifat faqir, miskin dan hina, lalu memetik sesuatu yg indah dari tempat itu.

Kerjakanlah segala Perintah-Nya dan tinggalkanlah Larangan-Nya.
Jangan sampai اَللّهُ سبحانه وتعالى melihatmu melakukan apa yg dilarang-Nya. Bangkitlah untuk memenuhi Hak²-Nya. Bersemangatlah melakukan sesuatu yg membuat para salaf menjadi mulia

Cabutlah ketajaman dari sarung pedang tabiatmu yg membelah akar cinta dari asalnya.

Taburilah tanah hati dengan benih pohon² kezuhudan, hingga menghasilkan Qurb (kedekatan) Kepada-Nya, air telaga dari celah wishal (persatuan dengan اَللّهُ ) dan pengetahuan pada puncak tujuan....!"

Firman اَللّهُ سبحانه وتعالى, "Maka janganlah sekali² kehidupan dunia memperdayakan kamu" (QS. Luqman, 33)

Apabila di nasibkan utk lebih banyak hartanya bantulah dalam syiar agama dan yg membutuhkannya  Sesungguhnya kebahilanmu tipumu kesombonganmu akan membinasakan mu


ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ .... فَرِّجْ عَلَىالْمُسْلِمِيْنَ

("Manaqib Mu'allif Simtud Durrar", Wasiat Sayyidinal Imam Al-'Allamah Al-Quthb, Sayyid Ali bin Muhammad Al-Habsyi  رحمه الله تعالى )

Sabtu, 16 Januari 2016

Kemuliaan Menuntut Ilmu Agama

Dari Sahabat Anas رضي الله عنـه mengatakan, Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Barangsiapa keluar dalam menuntut ilmu, maka ia berada di jalan اَللّهُ sampai ia kembali" (HR. Tirmidzi)

Beliau صلى الله عليه وآله وسلم juga bersabda, "Barangsiapa yg pergi ke masjid dengan keinginan hanya untuk mempelajari suatu kebaikan atau mengajarkannya, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yg menunaikan haji dengan sempurna" (HR. Ath-Thabrani dan Hakim, dari Sahabat Abu Umamah رضي الله عنـه)

Dari Sahabat Ibnu Abbas رضي الله عنـه mengatakan bahwa Nabi صلى الله عليه وآله وسلم bersabda, "Pergi untuk mempelajari agama adalah lebih baik disisi اَللّهُ daripada berjihad di jalan-Nya" (HR. Ad-Dailaim)

Nabi صلى الله عليه وآله وسلم juga bersabda, "Barangsiapa memperdalam agama اَللّهُ, maka اَللّهُ mencukupi segala yg menjadi kepentingannya dan memberinya rezeqi yg tak di duga²" (Diriwayatkan oleh Abu Hanifah, dari Sahabat Abdullah bin Harits bin Jaza')

Di dalam Atsar disebutkan, "Sesungguhnya اَللّهُ menanggung rezeqi penuntut ilmu".

Dan Sayyidinal Imam Abdullah bin Alwi Al-Haddad رضي الله عنـه mengatakan, "Ini merupakan tanggungan khusus setelah tanggungan umum yg diberikan اَللّهُ bagi setiap mahkluk yg melata di permukaan bumi. Maka maknanya adalah diberikan tambahan kemudahan, serta dihilangkan kesukaran dan bebannya dalam mencari dan mendapatkan rezeqi"

مـاشــاءاللـــــه لاقـــــوةالابااللــ ــــــه

("Al-Manhaj As-Sawiy, Syarh Ushul Thariqah As-Sadah Al Ba 'Alawi", Sayyidinal Imam Al-'Allamah Sayyid Zain bin Ibrahim Bin sumaith)

Tentang hebatnya mengaji

Tentang hebatnya mengaji Ilmu Agama laksana air hujan menembus bumi, orang alim yang mengamalkan ilmunya laksana bumi yang subur. Orang yang...