Selasa, 15 Agustus 2017

Mahoni sebagai pengendali OPT

Pemanasan global kini bukan lagi isu lingkungan, melainkan fakta nyata masalah lingkungan yang  sedang terjadi. Pemanasan global menyebabkan siklus pergantian musim  menjadi sulit diprediksi.

Fakta nyata dari pemanasan global ini ditandai dengan musim kemarau yang menyebabkan kekeringan dan curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir.

Aksi nyata yang dapat mencegah memburuknya kondisi lingkungan akibat pemanasan global adalah dengan memelihara dan menjaga lingkungan alam saat ini. Salah satunya dengan menanam pepohonan. Nah berikut ini selain sebagai penghijauan juga dapat digunakam sebagai pengendali OPT;

MAHONI

Mahoni termasuk pohon besar dengan tinggi pohon mencapai 35–40 m dan diameter mencapai 125 cm. Batangnya lurus berbentuk silindris dan tidak berbanir. Kulit luar berwarna cokelat kehitaman, beralur dangkal sepertisisik, sedangkan kulit batang berwarna abu-abu dan halus ketika masih muda, berubah menjadi cokelat tua, beralur dan mengelupas setelah tua.

Mahoni baru berbunga setelah berumur 7 tahun, mahkota bunganya silindris, kuning kecoklatan, benang sari melekat pada mahkota, kepala sari putih, kuning kecoklatan. Buahnya buah kotak, bulat telur, berlekuk lima, warnanya cokelat. Biji pipih, warnanya hitam atau cokelat.

Mahoni dapat ditemukan tumbuh liar dihutan jati dan tempat-tempat lain yang dekat dengan pantai, atau ditanam di tepi jalan sebagai pohon pelindung. Tanaman yang asalnya dari Hindia Barat ini, dapat tumbuh subur bila tumbuh di pasir payau dekat dengan pantai.

Sasaran OPT;
Kutudaun, kepinding tanah, walang sangit

Bahan yang dibutuhkan;
- 3 gram biji mahoni
- 100 ml air

Cara pembuatan;
Campurkan 3 gram biji mahoni dalam 100 ml air, haluskan dan saring.

Cara menggunakan;
Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang hama pada pagi atau sore hari.

Senin, 14 Agustus 2017

Lidah buaya sebagai pengendali OPT

Rambut adalah mahkota wanita. Wanita yang rambutnya terurai panjang, lembut dan berkilau sudah dipastikan dia cantik walaupun dilihat dari belakang. Hal ini tak bisa dipisahkan dengan shampo

Bicara tentang shampoo, saat ini banyak sekali merk yang diperjual belikan di pasaran. Sayang kebanyakan dibuat dengan bahan kimia, bagi yang ingin lebih ramah lingkungan tentu lebih shampoo alami dari tanaman salah satu ini menjadi alternatifnya. Namun yang menjadi pembahasan disini adalah fungsi lain sebagai pengendali OPT;

LIDAH BUAYA

Lidah buaya merupakan tanaman yang mempunyai batang berserat, berlendir, berlapis lilin dengan lendir berbau kurang sedap (bau langu) dan bagian tepi daunnya berduri. Bentuk daunnya mirip tombak, dan tebal serta ada bercak didaunnya. Tanaman ini berakar serabut dan mampu bertahan hidup di tempat yang kering.

Sasaran OPT;
1. Imago

Bahan yang dibutuhkan;
- 1/2 liter ekstrak lidah buaya
- 1 kg jarak
- Alat untuk menempelkan ekstrak (triplek atau plastik)

Cara pembuatan;
Campurkan lidah buaya dengan jarak.
Tambahkan damar/getah nangka sebagai perekat.

Cara penggunaan;
Oleskan larutan pada triplek atau plastik. Pasang di lahan pertanaman sayuran atau tanaman lainnya.
6 trap cukup untuk luasan ½ ha

2. Ulat grayak, ulat jengkal, bakteri dan cendawan

Bahan yang dibutuhkan;
- 2 liter juice lidah buaya
- 5 kg legundi
- 50 liter air
- Panci
- Ember

Cara pembuatan;
- Buatlah 2 liter juice lidah buaya dan Saring.
- Rendam legundi dalam ai, kemudian ddihkan selama 30 menit. Dinginkan dan saring.
- Campurkan kedua larutan tersebut. Tambahkan 50 liter air. Aduk hingga rata.

Cara penggunaan;
Semprot ke seluruh bagian tanaman
yang terserang hama pada pagi hari. Larutan tersebut untuk 0,4 ha.

Minggu, 13 Agustus 2017

Perangsang akar

Mempercepat usia panen tanaman kita menjadi kebahagiaan tersendiri. Selain efisien didalam masa panennya juga hemat dalam perawatannya.

Biasanya untuk tanaman sayur sampai satu bulan, namun bila masa panen lebih cepat, maka perawatan dan pemupukan akan menghemat hingga 20%. Nah kali ini ada cara untuk merangsang tanaman agar lebih cepat perkembangannya.

Bahan-bahan untuk membuat pupuk cair perangsang akar, adalah :
10 kg bonggol pisang/rebung bambu
2 lt air leri
2 lt air kelapa
tetes tebu/gula/berenuk/maja  20% dari total bahan

Cara Pembuatan :
Bonggol pisang (Ambil pisang yang belum berbuah)/rebung bambu muda di tumbuk sampai halus kemudian campurkan air kelapa, air leri dan tetestebu di aduk sampai rata.
Masukkan campuran tadi ke dalam derigen (system aerob) pada tutup botol di beri lobang untuk memasukkan selang sebagai proses aerobnya. Ujung selang yang satu masuk pada derigen yang berisi pupuk cair dan satu ujungnya masuk ke botol yang berisi air.
Proses di biarkan selama 2 minggu.

Ciri-ciri pupuk cair jadi yaitu : bau pupuk cair mendekati bau tape, atau agak kecut, bukan bau yang kurang sedap. Jika yang muncul bau kurang sedap berarti ada proses yang bocor pada saat pembuatan.

Sabtu, 12 Agustus 2017

Lenglengan sebagai pengendali OPT

Betapa murahnya biaya hidup sehat. Hanya saja yang sulit itu adalah kemalasan agar senantiasa setia untuk mengatur pola hidup yang memenuhi standar kesehatan.

Sakit itu memang mahal, tetapi untuk mendapatkan obat secara herbal tidaklah mahal. Salah satu contohnya adalah tanaman berikut ini. Selain bisa sebagai obat herbal, tanaman ini berfungsi sebagai pengendali OPT;

LENGLENGAN

Lenglengan banyak yang tumbuh liar di tanah kering sepanjang tepi jalan, tanah terlantar dan kadang ditanam di pekarangan sebagai tanaman obat. Secara umum, lenglengan dikategorikan sebagai tanaman terna semusim yang tumbuh tegak dengan tinggi antara 20 hingga 60 cm.

Lenglengan mempunyai batang berkayu dan berbuku-buku yang bentuknya segi empat, bercabang, berambut halus, warnanya hijau. Tanaman lenglengan memiliki daun tunggal yang letak berhadapan dan bertangkai. Helaian daun bentuknya lanset, ujung dan pangkainya runcing, tepi bergerigi, dengan panjang sekitar 1,5 hingga 10 cm, lebar 2-10 mm, warnanya hijau muda.

Lenglengan mempunyai bunga yang kecil-kecil dan warnanya putih berbentuk lidah, yang tumbuh tersusun dalam karangan semu yang padat. Lenglengan memiliki buah batu yang warnanya coklat. Selain itu, lenglengan mempunyai biji bulat dan berukuran kecil yang warnanya hitam.

Sasaran OPT;
Berbagai macam ulat

Bahan yang dibutuhkan;
- 50 g lenglengan
- 1 lt air
- 200 ml urine sapi
- Alat Penumbuk/Blender
- Saringan

Cara pembuatan;
Lenglengan ditumbuk halus, campur dengan urine sapi, kemudian rendam dalam 1 liter air selama 24 jam. Saring

Cara pemakaian;
Tiap 100 ml ekstrak campur dengan 1 liter air. Semprotkan pada seluruh tanaman yang terserang ulat pada pagi hari

Jumat, 11 Agustus 2017

Kompos Tea

Teh Kompos lawan Penyakit tanaman

Teh kompos atau air ekstrak kompos ternyata dapat dipakai untuk melindungi tanaman dari penyakit/ patogen daun. Juga sebagai inokulan guna memperbaiki dan meningkatkan mikroflora tanah.

Penelitian di mancanegara menunjukkan, ekstrak kompos efektif mengendalikan penyakit tanaman. Antara lain;
- Phytophora infestants di kentang dan tomat,
- Botrytis cinerea di stroberi,
- Fusarium oxysporum,
- plasmopara viticola (embun tepung) di anggur, dan
- Sphaerotheca fuliginea (embun tepung) di mentimun.

Komponen aktif dalam ekstrak kompos yang telah dikenali termasuk bakteri (Bacillus), kapang (Sporobolmyces, dan Cryptococcus), serta jamur. Juga bahan kimia bersifat antagonis seperti phenol dan asam amino.

Melalui sterilisasi, dan penyaringan nonaktif, ditunjukkan kemanjuran ekstrak kompos karena peran organisme hidup yang ada dalam larutan itu.

Pembuatannya sangat mudah. Kompos cukup direndam dalam air bersih. Perbandingan kompos dengan air adalah 1 : 5 hingga 1 : 8 (volume/volume). Setelah diaduk merata, air rendaman didiamkan hingga terjadi fermentasi. Suhu yang diperlukan sekitar 15°C-20°C. lamanya waktu ekstrasi dianjurkan antara 2 minggu hingga 21 hari. Namun, biasanya cukup selama 3 hingga 7 hari. Setelah waktu ekstraksi tercapai, campuran air dan kompos tadi disaring. Tujuannya memisahkan larutan dengan kompos padat. Larutan hasil saringan inilah yang digunakan menyirami daun tanaman.

Membuat Fungsida dan bakterisida sederhana

Banyak penyakit yang terjadi ketika curah hujan tinggi, salah satunya seperti antraknosa, busuk akar, busuk daun, busuk batang, alternaria dan lain sebagainya. Hal ini disebabkan pertumbuhan jamur dan bakteri kian pesat pada cuaca seperti ini.

Berikut adalah cara membuat Fungisida dan Bakterisida Organik Sederhana;

Larutan 1.
bahan;
- 1kg daun rondo noleh
- 1kg daun mindi
- 1kg daun suren
- 1kg daun tikusan
- 1kg daun klereside
- 1kg daun dan batang blekokan
- 1kg kliko semboja
- 1kg kliko pule
- 1kg buah bawangan
- 1kg daun kinang
- 5lt air

Cara membuatnya;
Tumbuk semua bahan sampai halus, kemudian campur dengan 5liter air dan diamkan semalam.

Larutan 2.
bahan;
- 1kg jahe
- 1kg laos
- 1kg kunir
- 2lt air

Cara pembuatan;
Tumbuk semua bahan sampai halus dan dicampur air 2 liter

Campurkan larutan nomor 1 dan nomor 2 tersebut kemudian diperas dan disaring
Gunakan dengan dosis 2 sendok makan larutan dalam1 liter air kemudian disemprotkan pada bagian tanaman terserang jamur dan bakteri

Cara mengembangbiakan tricoderma sp

Jamur antagonis dikembangkan sebagai sebuah teknik untuk memusnahkan jamur penyebab penyakit pada tanaman. Jamur ini punya kemampuan berkembang biak dan daya adaptasi yang lebih baik dibandingkan jamur penyebab penyakit.

Ada beberapa jenis jamur antagonis yang sudah ditemukan, namun yang terbukti paling efektif dan mudah dikembangkan selama ini oleh petani adalah jenis Trichoderma sp, yaitu penggusur jamur penyebab busuk akar pada aneka tanaman.

Jamur Trichoderma

Cara mengembangbiakan jamur tricoderma

Cara 1.
Bahan yang dibutuhkan;
- Bekatul (dedak padi halus)
- Biakan/inokulan jamur Trichoderma sp

Alat yang digunakan;
- Alat pengukus
- Plastik
- Tampah

Cara membuat :
- Katul diperciki air sampai tidak basah betul/pero
- Kukus sampai matang.
- Dinginkan dan diratakan pada tampah yang bersih setinggi 10 cm
- Inokulasikan biakan jamur kemudian tutup rapat dengan plastik
- Simpanlah ditempat terlindung sinar matahari pada suhu kamar

Cara 2.
Alat-Bahan yang dibutuhkan :
- Sekam atau bekatul
- Gula
- Kukusan
- Tungku/kompor
- Kantong Plastik bening

Cara pembuatan :
- Sekam / bekatul dikukus sampai mendidih
- Kemudian angkat dan angin-anginkan
- Setelah dingin masukkan ke dalam plastik dan berikan jamur Tricoderma bersama larutan gula 0,1 %
- Simpan dalam suhu kamar
- Tunggu selama 3 hari , kemudian lihat setelah 3 hari. Bilamana muncul benang-benang warna putih berarti pembuatan jadi
- Jamur Tricoderma yang sudah tua/jadi akan berwarna hijau kehitaman

Lengkuas sebagai pengendali OPT

Tanaman yang biasanya dibuat sebagai bumbu masak, sudah tak asing lagi bila dapat digunakan sebagai pestisida nabati, nah kali ini tidak hanya mengandalkan satu jenis saja dalam pembuatannya, tapi menyatukan satu bahan dengan yang lainya karena memiliki kandungan zat kimia yang hampir sama didalam membasmi hama.

LENGKUAS

Lengkuas, laos atau kelawas (Karo) (Alpinia galanga) merupakan jenis tumbuhan umbi-umbian yang bisa hidup di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah. Umumnya masyarakat memanfaatkannya sebagai campuran bumbu masak dan pengobatan tradisional.

Lengkuas adalah terna tegak yang tingginya 2matau lebih. Batangnya yang muda keluar sebagai tunas dari pangkal batang tua. Seluruh batangnya ditutupi pelepah daun. Batangnya ini bertipe batang semu. Daunnya tunggal, bertangkai pendek, berbentuk daun lanset memanjang, ujungnya runcing, pangkalnya tumpul, dan tepinya rata. Ukurannya daunnya adalah: 25-50cm× 7-15 cm. Pelepah daunnya berukuran 15-30 cm, beralur, dan berwarna hijau

Sasaran OPT;
Lengkuas dapat menghambat pertumbuhan F. oxysporum, R.
solanacearum, E. coli, Neurospora, Candida albicans. Belalang, kutudaun dan trips. Sulingan minyak lengkuas dapat digunakan untuk mengendalikan
hama lalat buah dan penyakit antraknose pada cabai

Bahan yang dibutuhkan;
- 1 ons Lengkuas
- 1 ons kunyit
- 1 ons jahe
- 1 ons kencur
- 1 ons temu ireng
- 1 ons legundi
- 1 ons tembakau
- 1 ons gula merah
- 1 ons akar tanaman (bisa gunakan akar rumput)
- 1 lt air cucian beras
- 100 ml tuak manis
- air secukupnya

Cara pembuatan;
Semua bahan dihaluskan dan dicampurkan semua. Diamkan semalam, dan saring ambil airnya.

Cara penggunaan :
Semprotkan ke tanaman yang terserang hama dan penyakit pada malam hari. Dosis 50ml/lt. Untuk mengatasi jamur furasium, kocor pada media tanam dan batang tanaman dengan dosis 100ml/lt.

Kamis, 10 Agustus 2017

Mengatasi busuk batang pada tomat

Menanam sayuran tak semudah membalikkan telapak tangan, selalu ada saja masalah. Seperti halnya pada tanaman tomat sering kali mengalami busuk batangnya. Hal ini disebabkan oleh intensitas hujan yang terlalu tinggi. Lantas bagaimana mengatasi busuk batang dan layu pada Tanaman Tomat?

Bahan;
- 2kg Daun bambu yang masih muda, ambil bersama pucuknya yang belum mekar.
- 500g Kunir
- 500g Bengle
- Air 14lt

Cara pembuatan;
Lumatkan daun bambu
Kupas kunir dan bengle kemudian hancurkan
Rendamlah setiap 2 kg daun bambu dalam 10 liter air selama 6 jam atau lebih
Rendamlah ½ kg kunir dan ½ kg bengle masing-masing dalam 2 liter air

Penggunaan;
Campurkan 4 liter larutan kunir-bengle dan 10 lt larutan daun bambu. Tambahkan 10-20 lt air. Siramkan langsung pada tanaman dan media tanahnya.
Ampas rendaman daun bambu bagus digunakan sebagai kompos.


Mengenal Perstisida Nabati

Ketika tanaman diserang oleh hama, langkah apa yang seharusnya dilakukan. Bisa dipastikan membuat pestisida nabati sesuai resep yang disarankan. Namun ketika salah satu bahan ternyata tidak ada. Ini menjadi masalah besar. Apakah bisa diganti dengan bahan lain?, ataukah meniadakan salah satu bahan tersebut?

Jadi tidak ada salahnya mengenal lebih dekat dengan apa itu pestisida nabati. Pestisida berasal dari kata pest dan sida. Pest berarti hama secara luas dan sida berasal dari kata ceado yang artinya membunuh. Secara bahasa pestisida berarti pembunuh hama. Sedangkan secara istilah, pestisida adalah semua zat kimia yang digunakan untuk mengendalikan hama.

Jadi pestisida nabati adalah membunuh/memberantas hama menggunakan zat kimia yang terkandung dalam tanaman baik daun, batang, akar maupun biji. Bila dilihat dari jenis jasad pengganggu, pestisida digolongkan menjadi :

1. Insektisida,

Insektisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia yang bisa mematikan berbagai jenis serangga. Misalnya ulat, kutu daun, dan mealybug. Tanaman yang mengandung insektisida misalnya babandotan, akar tuba, cabai, dan biji duku.

2. Herbisida

Herbisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia yang digunakan untuk mematikan gulma. Tanaman yang mengandung herbisida misalnya belimbing wuluh, cermai, dan apel

3. Fungisida

Fungsida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia yang digunakan untuk memberantas dan mencegah fungi/jamur dan bakteri. Misalnya furasium, antraknosa, busuk batang dan alternaria. Tanaman yang mengandung fungsida misalnya mint, cengkeh, dan bawang merah

4. Akarisida

Akarisida adalah bahan yang mengandung senyawa kimia beracun dan digunakan untuk mematikan tungau (sejenis laba-laba), tanaman yang mengandung akarisida misalnya cabai merah, gamal, dan kunyit.

5. Rodentisida,

Rodentisida adalah tanaman yang mengandung senyawa kimia yang digunakan untuk mematikan berbagai jenis binatang pengerat. Tanaman yang mengandung ridentisida misalnya jeringau, tagetes, dan kunyit.

6. Nemastisida,

Nematisida adalah bahan yang mengandung senyawa beracun dan digunakan untuk mematikan nematoda yang merusak tanaman. Misalnya tanaman yang mengandung nemastisida misalnya Kenikir, dan jahe

Dari berbagai macam pembagian hama inilah sangat penting mengetahui gejala-gejala apa saja yang mengganggu tanaman. Misalnya masalah altenaria atau bercak daun. Alternaria disebabkan danya jamur. Dari sini dibutuhkan fungsida. Melihat penyebaran altenaria dibawa oleh serangga. Oleh karena itu kita butuh juga insektisida. Jadi memadukan bahan yang mengandung insektisida dan fungsida dalam satu masalah.

Dari keterangan diatas sangat jelas bahwa dalam membasmi hama tidak terpaut pada satu resep, tapi bisa menggunakan alternatif lain sebagai pengganti bila tidak ditemukannya pestisida yang telah dianjurkan


PENGARUH PEMIKIRAN FILSAFAT TERHADAP POLA KEHIDUPAN MANUSIA


Pendahuluan
Menurut Bergson, hidup adalah suatu tenaga eksplosif yang telah ada sejak awal dunia yang berkembang dengan melawan penahanan atau pertentangan materi (gerak). Dengan perkembanganya sebafgai gerak keatas, hidup juga mempunyai penahanan gerak ke bawah. Hal ini menyebabkan hidup terbagi-bagi ke arah ayang berbeda.
Dalam latar belakang ini, ketika ada pembagian filsafat, munculah kemungkinan filsafat yang menjelaskan mengenai hidup manusia atau berupa manusia. Jadi, filsafat manusia ini sering disebut dengan antropologia.
Menurut Abbas Hamami dan Koento Wibisono,  pada saat pembangunan sedang digalakkan dengan dukungan ilmu pengengetahuan  Filsafat sebagai Perisai untuk mewujudkan suatu masyarakat yang ideal, yakni masyarakat yang damai, sejahtera, adil dan makmur, baik materi lmaupun spritual.

Rumusan Masalah
Bagaimana ikhtisar pendapat filsafat Antropologi?
Bagaimana keistimewaan manusia?
Bagaimana dengan jiwa manusia?
Bagaimana manusia dan pendidikanya?








Pembahasan
Ikhtisar pendapat filsafat antropologi
Seperti yang tertera dalam ikhtisar pendapat filsafat tersebut, ternyata mengemukakan bahwa manusia itu bukanlah pangkal seluruh sistem, manusia merupakan suatu bagian dari obyek pengendalian filsafat.
Manusia yang menyelidiki suatu permasalahan  yang sedalam-dalamnya, selalu ingin mencari liku-liku kehidupan yang terdapat dalam dirinya sendiri. Ia tentu saja mencari suatu jawaban atas pertanyaan “apakah manusia itu?”. Dengan kata lain dapat ditunjukkan bahwa setiap aliran setiap mempunyai jawaban yang berbeda.
Antara lain aliran tersebut ialah:
Materialisme
Menurut Poedjaunjatna, materialisme merupakan satu-satunya. Artinya bergetarnya sebuah benda itu karena ada yang menggerakkan dan bila itu hilang atau mati, maka benda itu tidak akan bergetar. Sebagai contoh sederhana delmanberjalan karena ada kuda, semakin kencang kuda itu berlari maka roda delman semakin laju. Namun, apabila kuda tersebut mati, maka delman tidak dapat berjalan.
Materialisme belaka
Stoa dan Epikurisme berpendapat bahwa materialisme itu tentu tak punya tempat, sebab masa itu peranan kerohanian amat besar dan hidup manusia terarah pada yang rohanian. Tetapi kemudian setelah ilmu menunjukkan kekuasaan alam dan materialnya, maka minat orang semakin terarah ke kejasmanian daan kemudian pada abad ke-19 munculah aliran materialisme belaka.
Bagi filusuf manusia tak lain dari binatang, binatng tak berjiwa tak bermateria belaka, jadi manusia bermateria belaka. Untuk membuktikannya bahwa yang disebut jiwa itu dalam tindakkanya sebenarnya bergantung kepada materia, sedangkan badan atau materia dapat bertindak tanpa jiwa. Sebagai contoh jantung katak dapat berdenyut diluar badan sedangkan jiwa tak mungkin bertindak jika badanya tak ada.
Jadi kesimpulanya, bahan bergerak sendiri, adapun yang disebut orang pikiran itupun sifat materia, terutama kinerja atau tindakan otak. Dalam segala gerak-geriknya, manusia itu seperti mesin, sekalipun mesin itu ajab, tetapi mesin tetaplah mesin.
Marxisme
Karl Marx daalam hal ini berpendapat bahwa manusia adalah seseorang yang tidak berarti apa-apa, yang berarti itu masyarakat. Artinya yang dimaksud disini ialah manusia hanya berhubungan dengan masyarakat. Adapun masyarakat ini terus berkembang maka perkembangan inilah yang disebut dengan sejarah. Yang menjadi perkembanganya tak lain dengan kekuatan materia yang terdapat pada masyarakat tersebut. Maksud dari kekuata itu ialah kekuatan yang menghasilkan. Adapun kekuatan yang mengasilkan terdorong oleh kemauan untuk hidup. Jadi, kemauan untuk hidup itu keterangan bagi gerak masyarakat.
Idealisme
Idealisme ini kebalikan dari matealisme yaitu kalau pandangan didasarkan atas materia, yang berubah-ubah dan tidak kekal, yang hilang sesudah hidup inu tetap hilang. Maka aliran ini disebut idealisme karena pandangan terhadap manusia terpusat pada umunya yang tidak berubah-ubah, abadi, yang masih terus ada setelah hidup ini habis.
Dalam aliran ini, semuanya membedakan manusia dari binatang, bukanlah manusia itu materia belakang tetapi bukan materian dan bersifat lain dari materia itu. Dapat diakui bahwa manusia ada persamaan dengan dengan binatang, jadi manusia juga mempunyai kebinatangan tetapi yang membedakan bahwa manusia bukanlah dari binatang. Kelainan ini bukanlah perbedaan tingkatan saja, melainkan melainkan jenis keistimewaan manusia.
Menurut pandangan Plato, jiwa manusia itu sudah ada sebelum manusia ada di dunia. Hanya karena suatu hal jiwa itu turun ke dunia dan bersatu dengan badan. Badan dan jiwa tidak merupakan kesatuan dan keseluruhan, malahan jiwa jiwa akan melepaskan diri dari raganya.
Rasionalisme
Menurut Descartes menyatakan bahwa disebut aliran rasionalisme karena aliran ini mementingkan rasio. Dalam rasio terdapat ide-ide dan dengan ide-ide itu orang dapat membangun suatu ilmu pengetahuan tanpa menghiraukan saran atau masukkan dari luar.
Irrasionalisme
Pada aliran ini mengakui jiwa manusia itu di memandang manusia dari sudut kesusilaan ataupun dari keindahanya. Paragmatisme bukanlah aliran rasionalistis karena sebenarnya mengingkari kemampuan rasio, walaupun pengingkaranya tentang jiwa tidak terlalu terang. Pandangan pragmatisme ialah pandangan filsafat hidup, di situ manusia diakui rasionya tetapi pengetahuan rasionya bukanlah pengetahuan yang lengkap.
Aliran ini menaruh minat terhadap manusia yang sudah kita ketahui, bukan manusia umum atau suatu sudut pandang kemanusiaanya. Melainkan antara manusia dengan situasinya.
Keistimewaan manusia
Dari ikhtisar yang sudah di bahas di atas, banyak pemikiran terhadap manusia dalam usaha untuk menjawab pertanyaan “apakah manusia itu”? Dengan kata lain adakah rohani pada diri manusia, ataukah manusia itu hanya merupakan jasmani.
Dengan tidak memutuskan terlebih dahulu aliran mana yang harus kita ikuti, terlebih dahulu kita selidiki gejala-gejala yang nampak pada manusia.
Kita dapat mengetahui semua itu dari kelainan manusia, melalui:
Tertawa
Manusia maupun binatang pasti mengeluarkan bunyi dari alat-alat  yang di miiki masing-masing karena pengaruh dari luar. Binatang pun semacam itu. Jika pada diri manusia, ia  dapat tersenyum, tertawa ketika ia melihat dan mendengar sesuatu. Manusia tertawa karena ia mengerti dan memahami tentang semua yang di lihatnya misalnya manusia melihat lelucon secara tak sadar ia akan tertawa. Namun yang merasakan hal tersebut bukanlah indera saja melaikan hati sanubari juga bisa merasakan.
Begitu pulakah binatang? Binatang tidak memaparkan pengalaman tertawanya. Yang dapat dikatakan dengan tegas ialah bahwa pada diri manusia ada hubungan antara tertawa dan mengerti, namun pada diri binatang tidak semacam itu.
Bahasa
Seperti yang kita ketahui ada tiga macam bahasa yaitu bahasa isyarat, bahasa bahasa lisan dan bahasa tulisan.
Bahasa isyarat
Bahasa ini terjadi kalau orang memaparkan isi hatinya dengan tanda mengangguk, menggeleng-geleng, gerak tangan, dan lain-lain.
Bahasa lisan
Adapun yang disebut bahasa lisan apabila keluar dengan kata-kata, dan kata-kata itu terdiri dari bunyi. Tiap-tiap bunyi yang dikeluarkan manusia itu merupakan kata-kata dan kata-kata itu merupakan bahasa.
Yang disebut dengan kata ialah suatu bunyi yang mengandung pengertian yang ada isinya serta yang menjadi dasar pertama bagi bahasa lisan. Dengan demikian bahasa lisan akan lebih mudah di mengerti.
Selanjutnya adakah binatang mempunyai bahasa? Memang benar  binatang itu mengeluarkan bunyi, namun adakah bahasa di lingkungan binatang? Kalaupun ada semua manusia tidak akan mengerti dengan bahasa binatang bahkan pengajaranya tergolong sangat susah dan sangat lama sebagai contoh burung beo, seperti yang kita ketahui bahwa burung beo pada awalnya tidak bisa berbicara tapi setelah dilatih dan diajari oleh manusia dengan waktu yang lama maka lama kelamaan  burung beo tersebut akan berbicara. Tetapi bukti tersebut tidak menandakan kalau binatang mempunyai bahasa.

Bahasa tulisan
Bahasa tulisan merupakan cara berkomunikasi antara manusia dengan manusia yang lain melalui sebuah tulisan.
Kebudayaan
Bahasa itu memang suatu alat penting dalam pergaulan manusia satu sama lain. Selain itu manusia selalu memanfaatkan kebudayaan melalui bercocok tanam, membuat alat-alat perumahan, alat-alat peternakan serta alat-alat kesenian dengan hasil yang menakjubkan. Dalam penggunaan alat ini terlihat jelas oleh kita, bahwa manusia da hubungan antara alat dengan apa yang hendak dicapainya. Jadi dalam mempergunakan alatmanusia akan lebih mudah menaklukkan dan menguasai alam atau disebut dengan kebudayaan.
Bagaimanakah dengan halnya dengan bangsa binatang? Binatang kebanyakan menggunakan sesuatu sebagai alat , misalnya burung mempergunakan sarangnya untuk mengatasi kesukaran alam yang mengelilingi dirinya. Tetapi, mengertikah mereka itu, bahwa mereka mempergunakan alat? Mungkin alat  yang di maksud disini adalah usaha untuk melindungi diri dari pengaruh luar.
Kekuasaan manusia terhadap binatang
Diantara makhluk yang hidup di dunia ini manusia terlihat begitu lemah saat ia lahir dari kandungan ibunya. Walaupun demikian, manusia yang lemah ini jika mempergunakan kemampuan yang ada pada dirinya, ia akan ditakuti oleh binatang sekalipun binatang itu besar. Ia ditakuti oleh binatang karena alat-alatnya. Tetapi tidak karena itu saja, manusia mempunyai kekuasaan terhadap binatang namun ia juga mempunyai kewibawaan terhadap binatang yang semu itu menunjukkan suatu keistimewaan yang lain kalau dibandingkan dengan binatang.
Moralitas tanggung jawab
Suatu kelainan yang terdapat pada manusia ialah moralitas. Maksud dengan istilah ini ialah adanya perbuatan baik dan buruk pada tingkah laku manusia. Jika manusia mengerti dengan hal yang baik dan mungkin akan bertindak sesuai dengan yang dianggap baik. Tetapi, mungkin juga ia akan bertindak berlawanan atau buruk maka manusia akan berbuat jahat.
Pengetahuan manusia
Dapat disimpulkan pengetahuan manusia adalah segala sesuatu yang belum diketahui manusia dan setelah ia mencari tau, ia akan menjadi tau. Contohnya Mawar hari kemarin tidak dapat mengerjakan tugas yang di berikan kepada gurunya yakni soal IPA nomor lima, setelah ia diberitahu oleh gurunya di kelas, barulah ia dapat mengerjakan soal itu.
Pada dasarnya pengetahuan mempunyai tiga kriteria, yaitu:
Adanya suatu sistem gagasan dan pikiran.
Persesuaian antara gagasan  dengan benda-benda sebenarnya.
Adanya keyakinan antara persesuaian itu.
Sedangkan pengetahuan menurut  sumbernya ada tiga macam, antara lain:
Pengetahuan langsung
Pengetahuan langsung adalah pengetahuan y ang bersumber dari luar dan dari dalam. Contoh pengetahuan yang bersumber dari luar saat kita melihat api melalui indera kita, sedangkan dari dalam saat kita merasakan perasaan senang, sedih, gembira.
Pengetahuan konklusi
Pengetahuan konklusi ialah pengetahuan yang diperoleh melalui penarikan kesimpulan dari data empirik atau inderawi. Contoh apabila kita tahu bahwa diatas sebuah gunung yang tampak ada kebulan asap, kit tahu kalau ada asap pasti ada api yang menyala. Dengan demikian kita dapat mengambil konklusi bahwa di atas gunung itu ada api yang menyala.
Pengetahuan kesaksian
Pengetahuan kesaksian adalah pengetahuan yang diperoleh melalui kesaksian dari orang lain atau berita orang yang bisa dipercaya. Contoh kita mengetahui adanya Tuhan melalui para Rosul dan kitab-kitabNya. Kita pergi berobat kepada seorang dokter yang kita percayai, ia memberikan resep untuk dibeli di apotek, kita tidak mengetahui secara ilmiah apakah obat itu memang menyembuhkan apa tidak tetapi kita tidak ragu saat membeli dan meminumnya. Kebenaran resep dokter itu kita terima saja sebagai kebenaran dengan keyakinan bahwa obat itu menyembuhkan.
Kehendak manusia
Kehendak manusia adalah keinginan manusia yang baru puas, jika ia mencapai yang baik atau sekurang-kurangnya dianggap baik.
Disini kehendak di bedakan menjadi dua, yaitu:

Budi dan kehendak
Tindakan kehendak ini merupakan penerangan terlebih dahulu terhadap budi. Budi mengatakan bahwa sesuatu adalah baik atau setidaknya dianggap baik. Setelah ada penerangan ini barulah kehendak mencapai untuk melakukan hal yang baik.
Kemerdekaan kehendak
Manusia dengan kehendaknya tidaklah sepenuhnya taat kepada budi itu. Kehendak mungkin selalu memilih sedangkan budi tidak memaksa namun hanya menerangi jika kehendak selalu memilih untuk melakukan kebalikan dari yang diajukan oleh budi sebagai sesuatu yang baik.
Jadi, kemerdekaan kehendak ialah kemungkinan pada manusia dengan kehendaknya memilih yang tidak ditentukan dari luar melainkan pada prinsipnya ia dapat menentukan tindakanya itu sendiri.
Dari uraian mengenai pengetahuan manusia dapat disimpulkan bahwa dengan tindakan yang dilakukan dengan pilihan itu manusia ternyata mengatasi binatang dan hal-hal yang hidup selain manusia. Ia dengan kehendaknya mengatsi kejasmnian namun kehendak manusia pun harus dikatakan tidak jasmani, kehendak manusia itu rohani. Manusia berbudi rohani dan berkehendak bebas, itulah keistimewaanya.
Jiwa manusia
Jiwa manusia merupakan rohani. Badan termasuk jasmani dan apabila rusak maka akhirnya mati. jasmani memiliki bagian-bagian sedangkan jiwa tidak memiliki bagian-bagian. Jiwa tidak akan berubah atau rusak.
Dalam jiwa manusia terdapat dua macam, yaitu:
Prinsip hidup
Prinsip hidup yang rohani ini disebut dengan jiwa, sedangkan prinsip hidup jasmani disebut dengan raga. Prinsip hidup inilah yang menjadi pendukung dan pendorong semua tindakan seperti tindakan berfikir dan tindakan kehendak.
Kesatuan manusia
Kesatuan jiwa dan badan memiliki bermacam-macam tindakan dan memiiki bagian-bagian yang tersendiri. Dengan demikian manusia mempunyai jiwanya sendiri dan jiwa itu datangnya bersamaan dengan awal datangnya manusia.
Manusia dan pendidikanya
Manusia merupakan individu yang selalu ingin membutuhkan bantuan orang lain. Sedangkan pendidikan ialah pertolongan orang dewasa terhadap anak supaya anak itu mecapai kedewasaan yang sepenuhnya.
Maka dalam pendidikan diakui benar perlunya latihan untuk menguatkan kehendak. Maksudnya, kehendak yang bebas itu yang mungkin selalu memilih supaya dibiasakan memilih yang baik. Untuk mencari cara yang mana yang baik ini adalah tugas orang yang mendidik.
Begitu pula sebabnya pendidikan mengatakan bahwa ia akan mengantarkan anak-anak didik untuk mencapai kedewasaan. Maksudnya yang dimaksud dengan kedewasaan ialah dapat menanggung dan bertanggung jawab atas tindakaanya. Manusia yang bertanggung jawab ini ialah manusia yang dapat mengatakan dengan sepenuh keyakinan bahwa tindakan yang dilakukan itu adalah baik dan tindakan ini dilakukan atas pilihanya sendiri atas keyakinan tersebut.

Tentang hebatnya mengaji

Tentang hebatnya mengaji Ilmu Agama laksana air hujan menembus bumi, orang alim yang mengamalkan ilmunya laksana bumi yang subur. Orang yang...