Senin, 14 Oktober 2013

Metode penelitian Pendidikan

METODE PENELITIAN PENDIDIKAN

Pendahuluan
Definisi Penelitian Pendidikan
Fungsi Penelitian Pendidikan
Ruang lingkup Penelitian Pendidikan
Proses penelitian pendidikan
Persiapan penelitian
Pengumpulan data
Analisis data
Penyusunan laporan
Jenis-jenis penelitian pendidikan
Penelitian survey
Penelitian causal comparative
Penelitian eksperimen
Penelitian korelasional
Penelitian phenomenologi
Penelitian
Penelitian content analisis
Studi kasus
Penentuan jenis penelitian
Penyusunan instrumen
Pengumpulan data
Analisis data
Penyusunan laporan dan laporan penelitian

Daftar Isi
Penelitian Pendidikan
Fungsi Penelitian Pendidikan
Manfaat Penelitian pendidikan
Jenis-jenis penelitian pendidikan
Ruang lingkup penelitian pendidikan
Pengertian penelitian pendidikan islam
Sasaran penelitian pendidikan Islam
Obyek kajian penelitian pendidikan islam
Ruang lingkup penelitian pendidikan islam
Metode penelitian pendidikan islam
Metode pendekatan dalam penelitian pendidikan islam.
Penelitian itu tidak selamanya bersifat ilmiyah.

Ciri-ciri penelitian ilmiyah;
Logis
Sistematis (tersusun)
Obyektif (apa adanya)
Verifikatif (dapa diuji kembali)
Empiris (dapat dilihat, diraba, dan dirasakan).

Penelitian pendidikan islam dimaksudkan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data yang falid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan, dan dibuktikan suatu pengetahuan tertentu sehingga pada giliranya dapat digunakan untuk memahami, dan memecahkan masalah

Sasaran yang dicapai dari penelitian pendidikan islam adalah; Menemukan permasalahan yang berhubungan dengan penyelenggaraan pendidikan agama islam melalui pengamatan, penyelidikan, dan pengujian, serta menemukan alternatif pemecahanya hingga pada akhirnya ditemukan konsep-konsep baru yangdapat dimanfaatkan untuk pengembangan pendidikan islam.

Obyek kajian pendidikan islam;
Penelitian pendidikan islam tidak sama dengan penelitian agama (research on religion) sebagai doktrin

Penelitian pendidikan islam menekankan penelitian keagamaan (religius research) yakni agama sebagai sistem gejala sosial dalam halini, konteksnya adalah sistem penyelenggaraan

Ruang lingkup yang diangkat menjadi permasalahan dalam penelitian pendidikan islam meliputi berbagai fenomena keberagamaan yangberhubungan dengan proses pendidikan.

Ruang lingkup penelitian pendidikan;

Lingkup penelitian pada tingkat kebijakan pendidikan (analisis kebijakan/policy analysis)

Perumusan kebijakan tentang pendidikan yang dilakukan oleh MPR
Kebijakan presiden dan DPR
Kebijakan mendiknas tentang pendidikan
Kebijakn dirjen, gubernur, bupati, walikota, dinas tentang pendidikan
Implementasi kebijakan pendidikan
Output dan outcame kebijakan pendidikan

Lingkup penelitian pada tingkat managerial pendidikan

Perencanaan pendidikan pada tingkat nasional kabupaten, kota, dan lembaga.
Organisasi diknas, dinas provinsi kabupaten kota, dan institusi pendidikan
Kepemimpinan pendidikan
Ekonomi pendidikan
Bangunan pendidikan, sarana prasarana pendidikan
Hubungan kerjasama antar lembaga pendidikan
Koordinasi pendidikan dari pusat kedaerah (otonomi pendidikan)
SDM tenaga pendidikan

Evaluasi pendidikan

Kearsipan, perpustakaan, dan musium pendidikan.
Lingkup penelitian pada tingkat operasional
Aspirasi masyarakat dalam memilih pendidikan
Pemasaran lembaga pendidikan
Sistem seleksi murid baru
Kurikulum, silabus
Teknik pembelajaran
Media pendidikan, bukua ajar, dan lain-lain
Penampilan mengajar guru
Managemen kelas
Sistem evaluasi belajar
Sistem ujian akhir
Kualitas dan kuantitas lulusan
Unit produksi
Perkembangan karir lulusan
Pembiayaan pendidikan
Profil pekerjaan dan tenaga kerja
Kebutuhan masyarakat akan lulusan pendidikan.

Masalah dan Rumusan Masalah
Masalah
Latar belakang
Identifikasi masalah dan pembatasan
Rumusan masalah (pertanyaan yang akan dijawab melalui pengumpulan data)
Rumusan masalah akan menentukan dalam metode penelitian. Hal yang menjadi Masalah, antara lain;
Penyimpangan/kesenjangan
Senyatanya tak seperti seharusnya
Bedanya teori dengan praktik
Rencana tak sesuai dengan pelaksanaanya.
Aturan tak sesuai pelaksanaan
Bentuk rumusan masalah;
Deskriptif; Menanyakan keberadaan satu variabel mandiri (variabel yang berdiri sendiri) atau lebih,
misalnya;
seberapa tinggi motivasi belajar mahasiswa kelas G pada pelajaran MPP,
seberapa tinggi minat dan motivasi mahasiswa STAI Pati dalam mengikuti pemilihanpresiden BEM.
Komparatif; membandingkan atau menanyakan perbandingan satu variabel mandiri pada dua kelompok atau lebih, atau satu kelompok dengan waktu yan berbeda,
misalnya;
Adakah perbedaan minat politik antara mahasiswa dengan mahasiswi STAIP.
Adakah motivasi belajar mahasiswa kelas G pada semester gasal, dan genap tahun ajaran 2012/2013.
Asosiatif; menanyakan hubungan dua variabel atau lebih.
Misalnya;
Adakah hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi hasil belajar mata kuliah MPP mahasiswa kelas G. Antara motivasi dengan hasil belajar. Antara motivasi dengan hasil belajar merupakan Simetris X – Y (X dan Y tidak ada hubunganya).
Adakah pengaruh biground pendidikan terhadap profesionalitas guru. Antara biground pendidikan dengan profesi guru merupakan hubungan kausal X ( Y (X : sebab, Y : akibat).
Pengkajian teori
Deskripsi teoritik
Kerangka berfikir
Hipotesis
Metode penelitian
Analisis data

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang hebatnya mengaji

Tentang hebatnya mengaji Ilmu Agama laksana air hujan menembus bumi, orang alim yang mengamalkan ilmunya laksana bumi yang subur. Orang yang...