Kamis, 20 Juli 2017

Cabai sebagai pengendali OPT

Life is choice, hidup adalah pilihan. Pada awalnya, semua orang bangga dengan pilihannya. Tapi pada akhirnya, tidak semua orang setia pada pilihannya.

Saat ia sadar bahwa pilihannya mungkin tak sepenuhnya sesuai seperti yang ia impikan. Karena yang lebih sulit dalam hidup ini bukanlah memilih, tapi bertahan pada pilihan.

Sedikit waktu mungkin sudah cukup untuk menentukan pilihan. Tapi untuk bertahan pada pilihan tersebut, mungkin harus menghabiskan sisa usia yang dimiliki. So harus berani dan tegas dalam menentukan pilihan, setegas dan sepedas tanaman pengendali OPT berikut ini;

CABAI MERAH

Cabai merah merupakan perdu tegak dengan tinggi 1- 2,5 m. Batangnya berkayu, berbuku-buku, dan percabangan lebar, serta batang mudanya berambut halus berwarna hijau.

Cabai merah berdaun tunggal, bertangkai yang panjangnya 0,5-2,5 cm yang letaknya tersebar. Helaian daun bentuknya bulat telur sampai elips, ujung runcing, pangkal meruncing, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 1,5-12 cm, lebar 1-5 cm, dan berwarna hijau.

Buah mudanya berwarna hijau tua, setelah masak menjadi
merah cerah. Biji yang masih muda berwarna kuning, setelah tua
menjadi cokelat, berbentuk pipih, berdiameter sekitar 4 mm, dan rasanya pedas.

Sasaran OPT:
Semut, kutudaun, berbagai jenis ulat, lalat dan mealybugs.

Bahan yang dibutuhkan;
- 4 mangkuk cabai merah atau biji cabai merah.
- 3 lt air
- 30 gram sabun/deterjen.
- Panci.
- Alat penyaring

Cara pembuatan;
Didihkan cabai merah selama 15 s/d 20 menit. Kemudian tambahkan 3 liter air, dan biarkan dingin.
Setelah itu saring dan tambahkan
sabun/deterjen. Aduk hingga rata.

Cara penggunaanya;
Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang hama pada pagi atau sore hari.

Dari segala jenis cabai, selain cabai merah, tidak disarankan dalam pembuatan pesnab karena dapat mengakibatkan kerontokan pada daun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang hebatnya mengaji

Tentang hebatnya mengaji Ilmu Agama laksana air hujan menembus bumi, orang alim yang mengamalkan ilmunya laksana bumi yang subur. Orang yang...