Sabtu, 29 Juli 2017

Jarak sebagai pengendali OPT

Hidup itu keseimbangan, ada pertemuan dan juga perpisahan. Satu hal yang paling ku ingat dari alm. Kakek saya, dia pernah bilang; "aku tak akan mati selama kau tak melupakanku".

Awalnya ku kira hanya gurauan. Namun seiring berjalannya waktu, ternyata ada pengaruh besar. Motivasi dan inspirasi seakan mengalir dalam diriku, aku yang lebih suka dunia peternakan, beralih kepertanian. Dan itu merupakan hoby alm. kakek saya.

Meski waktu dan jarak memisahkan beliau akan selalu ada sampai kapanpun jua. Bukan waktu yang menjadi pembahasan, tapi jarak sebagai pengendali OPT;

JARAK

Jarak merupakan tumbuhan perdu berbatang tegak dengan tinggi 1–5 meter. Batangnya berkayu berbentuk bulat licin, berongga, dan berbuku-buku dengan
tanda bekas tangkai daun yang lepas, berwarna hijau dengan semburat merah tua.

Jarak berdaun tunggal, tumbuh berseling. Bentuk helai daun bundar, bercangap menjari sekitar 7 sampai 9, ujung daunnya runcing, dan bagian tepi bergigi.
Ukuran daun 10–25 cm x 10–25 cm, dengan warna permukaan atas daun hijau tua, sedangkan permukaan bawahnya
hijau muda. Tangkai daun panjang, sekitar 30–50 cm, berwarna merah tua, atau coklat kehijauan. Bunganya merupakan bunga majemuk bentuk tandan, tumbuh di ujung batang. Berwarna kuning,
berkelamin satu.

Buah jarak berduri dan berwarna hijau sewaktu muda lonjong berlekuk tiga, berkumpul dalam tandan. Di dalam buah terdapat tiga ruang yang masing-masing berisi satu biji. Buahnya berduri lunak, berwarna hijau muda, dengan rambut berwarna merah. Setelah tua, buah akan
berubah menjadi hitam. Biji keras, lonjong, berwarna coklat berbintik hitam

Sasaran OPT;
Hama secara umum (bersifat insektisida ovisida, dan penghambat pembentukan telur pada hama).

Bahan yang dibutuhkan;
- 500g Biji Jarak
- 1 liter air
- 3 sendok teh minyak tanah
- 10ml Sabun/deterjen
- Alat penumbuk/blender
- Penyaring
- Ember

Cara pembuatan;
Biji jarak yang sudah ditumbuk halus dan
masih segar direndam dalam satu liter air selama 24 jam. Air rendaman kemudian direbus selama 10 menit. Tambahkan 3 sendok teh minyak tanah dan sabun sedikit. Saringan air rebusan diencerkan
menjadi 10 liter

Cara penggunaan;
Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang hama pada pagi dan sore hari.

Well, tak perlu bersedih karena cinta adalah sebuah energi yang ada disekitar kita, yang akan memberikan kedamaian meski salah satu telah gugur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang hebatnya mengaji

Tentang hebatnya mengaji Ilmu Agama laksana air hujan menembus bumi, orang alim yang mengamalkan ilmunya laksana bumi yang subur. Orang yang...