Minggu, 23 Juli 2017

Duku sebagai pengendali OPT

Tak selalu apa yang kita impikan berbuah kenyataan, namun roda kehidupan masih berputar akan selalu ada kesempatan dan kesempatan.

Salah satu yang masih ku ingat adalah Bapakku selalu meminta maaf karena tidak dapat membelikan bola-bola manis. Ini panggilan untuk buah yang ku inginkan waktu itu. Walau sekarang sudah tak ku hiraukan.

Sampai akhirnya sekarang aku tau kalau bola-bola manis itu bisa digunakan sebagai pengendali OPT, yost.... tanaman berikutnya setelah cengkeh;

DUKU/LANGSAT

Duku merupakan pohon yang tingginya mencapai 15-20 m. Batangnya berkayu, berbentuk bulat, bercabang, dan berwarna putih kotor.
Daunnya majemuk, berbentuk bulat telur, ujung dan pangkalnya meruncing, pangkal dengan panjang ± 20 cm, dan lebar ± 10 cm, bertangkai, dan berwarna hijau.

Bunga duku berbentuk tandan pada batang dan cabang posisinya menggantung dengan panjang sekitar 10-30 cm berwarna kuning pucat. Sedangkan buahnya berbentuk bulat berdiameter 2- 4 cm, beruang lima berwarna kuning kecoklatan dengan biji lonjong berwarna hijau.

Sasaran OPT;
Spodoptera litura (ulat grayak), dan sejenis ulat lainnya pemakan daun.

Bahan yang dibutuhkan;
- 100 gram biji duku
- 5 liter air
- Alat penumbuk/blender
- Air secukupnya

Cara pembuatan;
Hancurkan biji sampai halus, kemudian rendam dalam air selama 24 jam, dan saring ambil airnya.

Cara penggunaan;
Semprotkan ke seluruh bagian tanaman pada pagi atau sore hari. Dosis 50ml/lt.

Cara kerja pestisida ini akan mematikan ulat dan telurnya, jadi sebisa mungkin penyemprotannya mengenai ulatnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang hebatnya mengaji

Tentang hebatnya mengaji Ilmu Agama laksana air hujan menembus bumi, orang alim yang mengamalkan ilmunya laksana bumi yang subur. Orang yang...