Jumat, 28 Juli 2017

Jahe sebagai pengendali OPT

Teman adalah bagian dari hidup, dia tak hanya mengajariku tapi juga memberikan motivasi agar selalu berjuang. Namun kini dia sudah pergi jauh.

Kehangatan itu mungkin tak akan aku dapatkan lagi, namun secangkir wedang ronde khas sunan kalijaga cukuplah untuk menghangatkan malamku.

Pernahkah kita bayangkan ternyata bahan utama wedang ronde bisa digunakan sebagai pengendali hama, langsung saja;

JAHE

Jahe merupakan tanaman terna berbatang semu dengan tinggi 30 cm sampai 1 m. Rimpangnya bila
dipotong berwarna kuning atau jingga. Daunnya sempit memiliki panjang 15 –
23 mm dengan lebar 8 – 15 mm. Tangkai daun berbulu dengan panjang 2 – 4 mm, bentuk lidah daunnya memanjang dengan panjang 7,5 – 10 mm, dan tidak
berbulu.

Sasaran OPT;
1. Ulat buah tomat, kutudaun, belalang, Trips, kutukebul, Nematoda, Antraknos

Bahan yang dibutuhkan;
- 50 gram jahe ( Untuk luas 0,4 ha dibutuhkan 1 kg jahe)
- 12 ml minyak sayur
- 3 liter air
- Alat Penumbuk/blender
- Alat Penyaring
- Ember

Cara pembuatan;
Hancurkan jahe sampai halus. Tambahkan air dan minyak sayur. Aduk sampai rata kemudian saring.

Cara penggunaan;
Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang hama pada  pagi atau sore hari

2. Embun tepung, busuk akar, dan busuk daun

Bahan yang dibutuhkan;
- 20 gram bubuk jahe
- 1 liter air
- Ember

Cara pembuatan;
Masukkan bubuk jahe ke dalam air, dan aduk rata. Biarkan semalam.

Cara penggunaan;
Semprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang hama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang hebatnya mengaji

Tentang hebatnya mengaji Ilmu Agama laksana air hujan menembus bumi, orang alim yang mengamalkan ilmunya laksana bumi yang subur. Orang yang...